Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Ini Alasan Saudi Tangkap Pria Makan Bareng Rekan Kerjanya

Selasa 11 Sep 2018 11:00 WIB

Red: Nur Aini

Foto dari video yang menunjukkan pekerja perempuan Saudi makan bersama rekan kerja pria dari Mesir.

Foto dari video yang menunjukkan pekerja perempuan Saudi makan bersama rekan kerja pria dari Mesir.

Foto: Twitter/The Guardian
Tempat kerja di Saudi diwajibkan memisahkan perempuan dan laki-laki saat istirahat.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Pihak berwenang Arab Saudi telah menahan seorang pekerja hotel asal Mesir yang sedang makan pagi dengan rekan perempuan asal Saudi dalam rekaman yang viral. Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi sudah memanggil pemilik hotel untuk pemeriksaan.

Sebagai negara pengekspor minyak terbesar di dunia, Arab Saudi tengah melakukan beberapa reformasi ekonomi dan sosial. Hal itu termasuk mencabut larangan bagi perempuan untuk mengendarai mobil sendiri dan membuka industri untuk mempekerjakan wanita dalam usaha mengurangi ketergantungan akan minyak.

Namun beberapa kalangan konservatif menentang perubahan dalam masyarakat Muslim yang sangat religius di sana. Dalam rekaman yang sekarang viral di sosial media tersebut, pria asal Mesir dan rekan perempuan sedang makan pagi di meja dan melambaikan tangan ke kamera. Dalam satu adegan, perempuan yang mengenakan pakaian tradisonal hitam dengan seluruh wajahnya tertutup kecuali tangan dan mukanya, menyuapi pria dengan makanan.

Pernyataan dari Departemen Tenaga Kerja Saudi pada Ahad menyebutkan bahwa tim inspeksi sudah mengunjungi hotel yang terletak di kota Makkah. Mereka menahan pria asal Mesir tersebut karena bekerja di profesi yang diizinkan untuk warga Saudi saja.

Pemilik hotel juga sudah dipanggil 'karena gagal mematuhi aturan soal tempat yang tepat untuk mempekerjakan perempuan." kata pernyataan tersebut.

Peraturan pemerintah mengharuskan tempat kerja memastikan adanya tempat bagi pekerja perempuan untuk beristirahat yang terpisah dari laki-laki, namun aturan itu tidaknya sepenuhnya diterapkan. Pihak penuntut kemudian mengeluarkan pernyataan mendesak warga asing untuk mematuhi peraturan hukum di Saudi dan menghormati nilai dan tradisi yang ada.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

sumber : http://www.abc.net.au/indonesian/2018-09-11/saudi-tahan-pria-mesir-yang-makan-pagi-dengan-perempuan-saudi/10231446
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA