Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

PGRI: Kesehatan Anak Tetap Paling Penting

Selasa 11 Aug 2020 16:35 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah siswa saat melaksanakan pembelajaran jarak jauh di Sanggar Suluk Nusantara, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/8). Pembelajaran jarak jauh tersebut dilaksanakan di sanggar karena terdapat fasilitas wifi gratis dan menyediakan ponsel pintar bagi siswa yang kesulitan biaya untuk kebutuhan belajar daring. Republika/Putra M. Akbar

Sejumlah siswa saat melaksanakan pembelajaran jarak jauh di Sanggar Suluk Nusantara, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/8). Pembelajaran jarak jauh tersebut dilaksanakan di sanggar karena terdapat fasilitas wifi gratis dan menyediakan ponsel pintar bagi siswa yang kesulitan biaya untuk kebutuhan belajar daring. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kondisi anak bermain di rumah saat ini bisa jadi berbahaya dalam penularan virus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendukung para ahli kesehatan untuk menutup sekolah apabila sekolah dianggap berbahaya dan dapat menimbulkan klaster baru. Wasekjen PGRI Dudung Abdul Qodir menjelaskan bahwa kondisi anak-anak yang bermain di rumah saat ini bisa jadi berbahaya dalam penularan virus corona.

"Ada fakta di lapangan anak-anak ketika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak ada alat, karena alatnya dibawa orang tua yang mulai kerja, sehingga mereka sekarang banyak yang mulai berkeliaran di luar rumah. Ini kan berbahaya juga," ujar Dudung kepada Republika.co.id, Selasa (11/8).

Menurut Dudung, ini menunjukkan indikasi bahwa efektivitas dan efisiensi pelaksanaan PJJ perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kata dia, diperlukan regulasi yang strategis dan taktis untuk menyelamatkan semuanya.

Baca Juga

Dia mengatakan, kalau dikhawatirkan ahli kesehatan dan gugus tugas jika bahaya sekolah menjadi klaster baru, maka PGRI akan mengikuti arahan dari mereka yang ahli di bidang kesehatan. Meskipun kesehatan dianggap paling penting, PGRI berharap sekolah tetap dibuka agar anak-anak tidak ketinggalan pelajaran.

"Posisi PGRI pada saat ini adalah memberikan masukan, kalau bisa dibuka di zona hijau. Tetapi dengan menggunakan tetap protokol kesehatan kerja sama koordinasi dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA