Senin 22 Apr 2019 12:50 WIB

Mendikbud: UNBK Sulit Dilakukan di Daerah 3T

Pelaksanaan UNBK di daerah 3T terkendala jaringan internet dan listrik

Siswa SMP 3 Baleendah, Kabupaten Bandung melaksanakan UNBK, Senin (22/4). Sebagian siswa menggunakan laptop milik masing-masing.
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Siswa SMP 3 Baleendah, Kabupaten Bandung melaksanakan UNBK, Senin (22/4). Sebagian siswa menggunakan laptop milik masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sulit dilakukan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T. Mendikbud menjelaskan UNBK di daerah 3T menyangkut beberapa hal yakni sarana-prasarana maupun jaringan internet dan listrik.

"Pelaksanaan UNBK tingkat SMP ini banyak sekali pesertanya begitu juga wilayahnya. Sebagian besar yang sulit diterapkan di daerah 3T," ujar Mendikbud di Jakarta, Senin (22/4).

Baca Juga

Mendikbud menambahkan pihaknya terus menambah jumlah sekolah yang menyelenggarakan UNBK melalui pemberian sarana dan prasarana seperti perlengkapan TIK. "Kami harapkan tahun depan, bisa UNBK seluruhnya," jelas dia.

Sejumlah provinsi yang sudah menyelenggarakan UNBK secara keseluruhan atau 100 persen untuk tingkat SMP yakni DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Aceh, DI Yogyakarta, dan Bangka Belitung.

Sedangkan untuk tingkat MTS, provinsi yang menyelenggarakan UNBK secara keseluruhan yakni DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Aceh, DI Yogyakarta, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Lampung, Bali, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Banten, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Riau, Papua Barat, dan Sumatera Utara.

Sebanyak 4.279.008 siswa mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang dilaksanakan mulai 22 April hingga 25 April.

Untuk sejumlah wilayah seperti Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur, UN baru akan dilaksanakan pada 23 April. UN tingkat SMP/MTS mengujikan empat mata pelajaran yakni Matematika, Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement