Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Mendikbud Bertemu Ketua KPK Bahas Anggaran Pendidikan

Selasa 08 Jan 2019 15:59 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Esthi Maharani

Ketua KPK Agus Rahardjo

Ketua KPK Agus Rahardjo

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Kerja sama dengan KPK cukup efektif menekan penyelewengan anggaran pendidikan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bertemu dengan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Pertemuan itu membahas tentang strategi pengawasan dana APBN tahun 2019.

Muhadjir menyampaikan, dana APBN untuk pendidikan tahun 2019 mengalami kenaikan yang cukup besar menjadi Rp 487,9 triliun dan 65 persen di antaranya ditransfer ke daerah. Untuk itu menurut dia pengawasan anggaran pendidikan perlu diperketat, mengingat belum ada pengendalian anggaran yang cukup baik di daerah.

"Sebanyak 65 persen lebih itu ditransfer ke daerah. Kita belum memiliki pengendalian yang cukup efektif disetiap daerah, karena itu kami bekerjasama dengan KPK," kata Muhadjir di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Selasa (8/1).

Muhadjir menilai, kerja sama dengan KPK cukup efektif menekan penyelewengan anggaran pendidikan di daerah. Terbukti pada tahun 2018 banyak tindakan korupsi di sektor pendidikan yang telah diselesaikan oleh KPK.

"Jadi kami sudah sepakat dengan KPK untuk meningkatkan kerjasama termasuk pemanfaatan aplikasi yang ada di KPK. Sehingga untuk pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan anggaran atau pencegahan dan penindakannya nanti kita bisa laksanakan dengan sebaiknya," jelas dia.

Salah satu program yang menjadi prioritas pengawasan yaitu dana bos. Alasannya, kata dia, masih ditemukan beberapa kasus penyelewengan dana bos. Padahal selama ini penyaluran dana BOS sudah diberikan langsung kepada siswa. Karena itu, dia berharap kerjasama ini bisa meminimalisasi penyalahgunaan anggaran pendidikan tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA