Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Pengadaan Komputer Jadi Kendala Pelaksanaan UNBK di DIY

Selasa 19 Feb 2019 18:07 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Dwi Murdaningsih

Sejumlah pelajar SMA Negeri 2 Kudus mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) di Kudus, Jawa Tengah, Rabu(11/12/2018).

Sejumlah pelajar SMA Negeri 2 Kudus mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Based Test (CBT) di Kudus, Jawa Tengah, Rabu(11/12/2018).

Foto: Antara/Yusuf Nugroho
UNBK SMA akan diselenggarakan 9 hingga 12 April mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMA di DIY masih terkendala akan pengadaan komputer yang kurang memadai. UNBK untuk SMA akan diselenggarakan 9 hingga 12 April mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Karmananta Baskara Aji mengatakan untuk mengatasi hal itu maka akan digelar tiga sesi. Namun, tidak semua sekolah di DIY yang menggunakan tiga sesi ini.

"UNBK (SMA) ada tiga macam. yang satu sesi karena komputer cukup, ada juga dua sesi dan ada tiga sesi. Yang tiga sesi, rata-rata jumlah komputernya terbatas, sementara jumlah peserta banyak," kata Baskara.

Selain itu, yang menjadi kendala saat pelaksanaan UNBK sendiri yaitu listrik. Menghadapi hal ini, sekolah pun diminta untuk memiliki genset.

Namun, hal itu tidak diwajibkan. Pihak sekolah bisa meminjam atau pun menyewa kepada sekolah atau pihak lain. Bahkan, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan PLN guna mengantisipasi hal ini.

"Kalau memang terjadi listrik mati, ya sudah, Ditunggu sampai hidup. Namun saya sudah berkoordinasi dengan PLN supaya tidak ada pemadaman pada hari pelaksanaan," ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMP di Kota Yogyakarta menggunakan dua sesi. Hal ini karena jumlah komputer yang cukup memadai untuk digunakan siswa pada saat UNBK.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dedi Budiono mengatakan, untuk sekolah negeri disediakan jumlah komputer setengah dari jumlah siswa kelas sembilan yang ada. Sehingga, UNBK SMP pun cukup dilakukan hanya dalam dua sesi.

"Kalau kelas tiga ada 100 siswa, maka kita sediakan 50 komputer. Sesi satu jam 07.30 WIB sampai jam 09.00 WIB. Nanti jam 10.00 sampai 11.30 WIB sesi kedua," kata Dedi.

Untuk itu, tidak ada sesi ke tiga pada UNBK tingkat SMP. Sehingga, kondisi siswa dalam melaksanakan UNBK pun tetap prima. Untuk UNBK SMP, akan digelar pada 23 hingga 26 April 2019 mendatang.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA