Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Tuesday, 14 Jumadil Akhir 1440 / 19 February 2019

Metode Mengajar Menyenangkan Tingkatkan Nalar Siswa

Kamis 17 Jan 2019 05:00 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Siswa belajar bahasa Inggris/ilustrasi.

Siswa belajar bahasa Inggris/ilustrasi.

Foto: Republika/Darmawan
Apkasi melatih lebih dari 130 ribu guru dengan metode pembelajaran yang menyenangkan.

REPUBLIKA.CO.ID, KANDANGAN, KALSEL --  Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyosialisasikan metode mengajar yang menyenangkan kepada para guru di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Staf Ahli Apkasi Bidang Pendidikan Himmatul Hasanah mengatakan penerapan metode mengajar yang menyenangkan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memberikan pendidikan kepada siswanya.

Ia mengatakan selama tiga tahun terakhir, Apkasi telah mendatangi 140 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Hulu Sungai Selatan terkait dengan sosialisasi itu. Apkasi telah melatih lebih dari 130 ribu guru dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dengan harapan metode tersebut meningkatkan daya nalar dan kemampuan belajar para siswa.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Hubriansyah mengharapkan sosialiasi program unggulan Apkasi untuk bidang pendidikan tersebut, meningkatkan mutu para guru di daerah. Menurut dia, dengan meningkatnya kualitas dan kemampuan para guru maka kualitas pendidikan juga akan lebih baik sehingga kompetensi siswa juga akan meningkat.

Dia menjelaskan melalui program tersebut, visi Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yaitu Menuju Kabupaten yang Cerdas, Inovatif, dan Agamis untuk Mewujudkan Kesejahteraan Dunia dan Akhirat, bisa lebih cepat tercapai. Begitu juga dengan misi pemerintah untuk mewujudkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan bidang pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya, katanya, bisa terlaksana lebih baik.

"Pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan yang menjadi perhatian pemerintah daerah, tentunya hal ini memerlukan dukungan dan peran aktif para guru dan insan pendidikan lainnya," katanya.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES