Sunday, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 December 2018

Sunday, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 December 2018

Kunjungan Warga ke Titik Layanan Literasi Terus Meningkat

Senin 19 Nov 2018 08:05 WIB

Red: Esthi Maharani

Perpustakaan Keliling Di Taman / Ilustrasi

Perpustakaan Keliling Di Taman / Ilustrasi

Foto: Republika/ Wihdan
Titik layanan literasi sangat dibutuhkan hadir ditengah masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Tingkat kunjungan warga ke sejumlah titik layanan literasi yang tersebar di Kota Surabaya, Jawa Timur dari tahun ke tahun cukup tinggi. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya Wiwiek Widayati menilai hal tersebut sebagai bukti warga haus bahan bacaan dan ilmu pengetahuan.

"Peningkatan angka inilah yang menjadikan parameter utama bahwa titik layanan literasi sangat dibutuhkan hadir ditengah masyarakat," katanya di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan data kunjungan titik layanan literasi yang tersebar di Kota Surabaya selama 2016 sebanyak 4 juta pengunjung, sedangkan 2017 mencapai lima juta pengunjung. Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya menumbuhkan minat baca masyarakat di "Kota Pahlawan" itu. Saat ini, Pemkot Surabaya telah miliki 1.430 titik layanan literasi yang tersebar di seluruh Kota Surabaya.

Ia mengharapkan titik layanan literasi menjadi ruang positif yang mampu meminimalisasi dampak negatif dari perkembangan ilmu teknologi yang saat ini banyak disikapi secara berlebihan. Titik literasi tersebut, meliputi perpustakaan, Taman Baca Masyarakat (TBM), Paket seperti layanan mobil keliling dan program pendampingan mulai dari SD/MI, SMP/MTs hingga pondok pesantren.

Titik layanan akselitarasi lainnya berada di taman, balai RW, rumah sakit, sekolah, instansi, rumah susun, terminal, dan bahkan layanan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih Surabaya. Seperti di TBM, lanjut Wiwiek, selain terdapat layanan sirkulasi peminjaman dan pengembalian buku, pihaknya juga mengadakan aktivitas layanan literasi lainnya seperti melayani bimbingan belajar (bimbel) untuk anak-anak, "story telling", membuat keterampilan, menggambar dan bermain alat edukatif lainnya.

"Kita juga punya program baru yaitu liga literasi dan Branding TBM. Selain itu, kita juga melayani paket di Panti Asuhan, TK dan Yayasan, dan semua layanan ini bersifat gratis," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES