Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Rabu, 4 Zulhijjah 1439 / 15 Agustus 2018

Kemendikbud Dorong Profesi Penyusunan Kamus

Jumat 03 Agustus 2018 04:21 WIB

Rep: dwina agustin/ Red: Muhammad Hafil

Kemendikbud mengeluarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima.

Kemendikbud mengeluarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima.

Foto: Priyantono Oemar/ Republika
Dengan pengaturan membjat kedudukan penyusun kamus semakin jelas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melihat pekerjaan leksikografi atau dikenal penyusun kamus merupakan profesi yang utuh. Posisi tersebut memiliki tempat yang penting dalam perkembangan kebahasaan.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud mendukung agar pekerjaan penyusun kamus menjadi profesi. Salah satu cara yang bisa ditempuh dengan mengikuti beberapa proses, alur, seperti mengadakan berbagai pertemuan dan menggaungkannya.

“Kita coba usulkan sebagai sebuah profesi yang utuh dan ajek (teratur),” ujar Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Dadang Sunendar, dalam pembukaan Seminar Leksikografi Indonesia (SLI) tahun 2018 di Jakarta, Rabu (1/8) melalui pernyataan resmi yang diterima Republika.co.id.

Dadang meminta penyelenggara bersama seluruh peserta dan pemakalah dapat membahas lebih dalam tentang persyaratan-persyaratan menjadi leksikograf. Dengan adanya pengaturan maka membuat kedudukan penyusun kamus pun semakin jelas.

“Sehingga tidak ada kehirauan leksikograf di lingkungan Kebahasaan bahwa pekerjaannya itu tidak sesuai dengan tugas, dan bidangnya ini harus lebih diperkuat,” ujar Dadang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pentas Seniman Bandung Peduli Lombok

Selasa , 14 Agustus 2018, 23:59 WIB