Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

STAIL Surabaya Gelar Reading Day untuk Mahasiswa Takhasus

Ahad 25 Sep 2022 08:14 WIB

Red: Irwan Kelana

Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL)  Surabaya mengadakan acara Reading Day untuk mahasiswa takhasus,  yakni mahasiswa yang kuliah mengambil beasiswa berasrama.

Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL) Surabaya mengadakan acara Reading Day untuk mahasiswa takhasus, yakni mahasiswa yang kuliah mengambil beasiswa berasrama.

Foto: Dok STAIL Surabaya
Mahasiswa harus mempunyai minat baca yang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ruang utama masjid Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL)  Surabaya, kampus IV, nampak dipenuhi mahasiswa. Masing-masing mereka  memegang satu majalah Suara Hidayatullah. Ada juga yang memegang buku.

Sorot kedua mata mereka fokus membaca halaman demi halaman majalah. Sesekali, tangan kanan mereka terlihat mencatat beberapa kalimat. Kemudian lanjut menulis lagi.

Setelah berjalan beberapa waktu, para mahasiswa beralih aktivitas. Semua memincingkan pandangan ke arah depan. Ada beberapa perwakilan di antara mereka maju, dan mempresentasikan apa yang sudah mereka baca.

Begitulah suasana  Reading Day beberapa waktu silam, yang digelar untuk program takhasus STAIL, yakni mahasiswa yang kuliah mengambil beasiswa berasrama. 

Menurut Ustadz Syahri Sauma, kepala kampus, program Reading Day  diadakan untuk membangun budaya literasi mahasiswa. Hal ini dipandang penting, mengingat, ke  depan para mahasiswa akan dikirim sebagai duta dai ke seluruh Nusantara.

"Mahasiswa harus mempunyai minat baca yang tinggi, supaya ketika ditugaskan ada yang bisa disampaikan kepada umat. Kalau mahasiswa tidak pernah membaca, lantas apa yang hendak disampaikan," tutur ustadz Sauma, panggilan akrabnya, dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (24/9/2022).

Selain menumbuhkan minat baca buku, lanjutnya, melalui program ini, mahasiswa juga dilatih untuk berani berbicara di depan umum melalui kegiatan presentasi hasil bacaan tersebut.

Untuk sementara waktu, program ini akan diselenggarakan sekali dalam sepekan. Tapi bukan mustahil, akan digalakkan menjadi gerakan harian. "Masih mempersiapkan fasilitas juga. Terutama buku-buku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa menghimpun lebih banyak lagi buku berkualitas di perpustakaan kampus," harap ustadz asal Bojonwgoro ini.

Jaelani, mahasiswa semester III asal Kalimantan, menyampaikan sambutan hangatnya atas program baru yang digagas kampus. "Sangat bermanfaat, karena program ini akan menumbuhkan budaya baca di kampus. Dengan demikian, nuansa ilmiah akan sangat terasa," ujar pengurus Lembaga Press Mahasiswa El-Hakim, STAIL itu.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA