Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

SDM Penting untuk Pengembangan Riset

Jumat 31 Jan 2020 14:00 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Dwi Murdaningsih

Periset Ebola (ilustrasi)

Periset Ebola (ilustrasi)

Foto: Reuters
Pemerintah akan mengajak swasta ataupun pihak industri untuk memajukan SDM.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan pengembangan IPTEK merupakan kunci dari terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. SDM yang baik perlu untuk memajukan riset di bidang energi ataupun bidang lainnya selain bantuan finansial.

Menurut Muhadjir, pemerintah akan mengajak swasta ataupun pihak industri untuk memajukan SDM dengan menyisihkan dana untuk pengembangan riset serta melatih SDM untuk riset. "Karena tidak mungkin kita membangun SDM tanpa IPTEK," kata dia, dalam keterangannya, Kamis (30/1).

Selain itu menurutnya pemerintah perlu memantau dan mendukung riset-riset yang dilakukan anak bangsa. Pemantauan dan pengwasan dilakukan agar riset yang dilakuakn bisa benar-benar diaplikasikan dan bermanfaat untuk masyarakat umum.

"Sudah banyak sekali hasil riset kita yang sudah layak untuk diaplikasikan, tetapi dukungan untuk mengaplikasikannya masih lemah. Karena itu tadi Presiden memberi amanah supaya mendorong untuk hasil riset kita untuk bisa diaplikasikan," kata Muhadjir.

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro  mengatakan pembangunan SDM juga menjadi aspek yang perlu difokuskan dalam mengembangkan riset  dan inovasi bangsa. "Dalam konteks pembangunan SDM, BRIN akan membangun SDM yang tidak hanya pekerja keras tapi produktif, dinamis menguasai IPTEK didukung dengan kerja sama industri dan beralenta global," kata Bambang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA