Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Thursday, 18 Rabiul Akhir 1442 / 03 December 2020

Universitas Andalas akan Buka Program Studi Baru

Sabtu 29 Jun 2019 05:00 WIB

Red: Ani Nursalikah

Universitas Andalas

Universitas Andalas

Saat ini, program spesialis ortopedi Unand sedang menunggu izin keluar.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatra Barat, akan membuka sejumlah program studi baru. Pembukaan program studi baru sebagai upaya meningkatkan daya saing dan memperluas akses bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan.

"Dalam waktu dekat yang akan dibuka adalah program terapan pariwisata, S3 matematika dan kedokteran spesialis ortopedi," kata Rektor Unand Prof Tafdil Husni usai wisuda II 2019, Jumat (28/6).

Menurut dia, saat ini, program spesialis ortopedi sedang menunggu izin keluar. Ia menyampaikan Unand terus berbenah untuk meningkatkan kualitas. Mutu kampus dapat dilihat dari sisi ranking oleh Kemenristekdikti setiap tahun.

Pada wisuda II 2019 Unand meluluskan 272 wisudawan untuk program, profesi, spesialis, magister, dan doktor. Tafdil berpesan agar para wisudawan jangan lekas berpuas diri dengan pencapaian prestasi gelar akademik karena banyak tantangan di masa yang akan datang.

Begitu juga bagi yang sudah menyandang gelar doktor, diingatkan jangan berhenti dengan terus selalu melakukan riset. "Sekarang kita dituntut terus memiliki semangat berubah, berkreasi dan berinovasi," ujarnya.

Ia juga berharap lulusan Unand bisa ambil bagian di era ini dan menjadi motor perubahan agar bisa mewujudkan pembangunan nasional yang memberikan manfaat bagi semua rakyat. "Diharapkan kehadiran lulusan di tengah masyarakat dapat memberi arti dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik serta mengedepankan sikap integritas memiliki jiwa sosial yang tinggi untuk mengabdi kepada kepentingan bangsa dan negara," ujar Tafdil.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA