Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

JK Bertemu Rektor Universitas Hiroshima Bahas Kerja Sama

Rabu 06 Feb 2019 13:07 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ratna Puspita

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima kunjungan Rektor Universitas Hiroshima Jepang Mitsuo Ochi, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (6/2).

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima kunjungan Rektor Universitas Hiroshima Jepang Mitsuo Ochi, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (6/2).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Universitas Hiroshima ingin kerjasama pendidikan dengan Indonesia lebih ditingkatkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima kunjungan Rektor Universitas Hiroshima Jepang, Mitsuo Ochi, Rabu (6/2). Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan hubungan kerjasama di bidang pendidikan antara Universitas Hiroshima di Jepang dan Indonesia, salah satunya Universitas Hasanuddin di Makassar.

Mitsuo menyebut Universitas Hiroshima ingin kerjasama di bidang pendidikan dengan Indonesia lebih ditingkatkan. "Ingin lebih erat kembali untuk mendidik daripada memberikan pendidikan teknologi, budaya masyarakat Jepang kepada mahasiswa maupun yang ingin belajar di Universitas Hiroshima," ujar Mitsuo di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (6/2).

Menurut Mitsuo, saat ini ada 159 mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Universitas Hiroshima. Selain itu, ada 221 gelar doktor yang sudah diberikan universitas Hiroshima kepada mahasiswa Indonesia.

Ia merinci 221 gelar doktor yang diberikan kepada mahasiswa terbagi ke beberapa  bidang mulai dari teknik hingga kedokteran. "Kurang lebih 69 doktor di bidang engineering. Saya sendiri juga memang di bidang kedokteran. Selain dari 69 engineering ini juga ada di bidang kedokteran juga cukup banyak. Kita menginginkan supaya ke depannya di bidang lain," ujar Mitsuo.

Ia juga mengungkap pertemuan untuk memberi medali penghargaan kepada Wapres JK atas gelar doktor kehormatan dari Universitas Hiroshima pada 2018. "Pada saat itu tidak bisa diberikan, sehingga kami datang berkunjung sekaligus memberikan medali tersebut, selain itu juga berkunjung untuk mengucapkan bela sungkawa kepada korban tsunami," kata Mitsuo.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA