Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Wednesday, 16 Syawwal 1440 / 19 June 2019

Empat Departemen ITS Segera Diakreditasi AUN-QA

Selasa 29 Jan 2019 09:52 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih

Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember--ITS--, Surabaya

Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember--ITS--, Surabaya

Foto: ITS
Dengan sertifikasi ini lulusan ITS nantinya dapat mencari kerja di ASEAN.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kantor Penjaminan Mutu (KPM) ITS Aulia Siti Aisjah mengungkapkan, pada awal 2019 ada empat program studi sarjana dari empat departemen yang akan diakreditasi ASEAN University Network - Quality Assurance (AUN-QA). Keempat itu adalah Departemen Matematika, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Departemen Teknik Fisika, dan Departemen Teknik Sistem Perkapalan.

Saat ini, kata dia, total sudah ada 12 program studi sarjana di 12 departemen di ITS yang sudah mendapatkan akreditasi. Rencananya, site visit keempat departemen tersebut oleh asesor AUN-QA akan dilaksanakan pada 30 Januari - 1 Februari 2019.

"Dalam hal ini, Kantor Penjaminan Mutu (KPM) ITS berperan sebagai unit yang berwenang memfasilitasi masing-masing departemen untuk mendapatkan sertifikasi," kata Aulia melalui pesan singkatnya, Ahad (27/1).

Aulia menjelaskan beberapa tahapan dari proses sertifikasi AUN-QA tersebut. Tahapannya adalah persiapan, pengumpulan dokumen SAR (Self-Assessment Report), site visit oleh para asesor, penilaian, dan pengumuman akhir untuk menentukan layak tidaknya mendapatkan sertifikasi.

Aulia mengatakan, persiapan pembuatan dokumen SAR adalah tahapan yang paling memakan banyak waktu. Sebab, ada 11 kriteria yang meliputi Expected Learning Outcomes, Programme Specification, Programme Structure and Content, Teaching and Learning Approach dan Student Assessment.

“Selain itu, ada pula penilaian mengenai Academic Staff Quality, Support Staff Quality, Student Quality and Support, Facilities and Infrastructure, Quality Enhancement dan Output,” ujarnya.

Kesebelas kriteria tersebut, lanjut Aulia, menyumbang total nilai 68 poin. Di mana bobot terbesar dimiliki oleh Academic Staff Quality, disusul Output, Student Assessment, serta Program Structure and Content.

“Walaupun demikian, kita terus berupaya maksimal untuk memperbaiki semua hal, termasuk menggelar workshop berkala untuk semakin memantaskan diri,” kata guru besar Teknik Fisika ini.

Pemilihan empat departemen yang akan diakreditasi pada awal tahun ini bukanlah tanpa alasan. Dijelaskan Aulia, penentuan departemen mana saja yang akan mendapatkan akreditasi AUN-QA adalah atas usulan masing-masing dekan.

Baca juga: Mahasiswa ITS Pecahkan Masalah Bongkar Muat Sapi di Madura

“Usulan tersebut berdasarkan nilai yang didapatkan dari peta hasil Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dan keempat departemen ini yang sudah siap,” katanya.

Aulia mengaku, departemen lain pun sedang dipersiapkan untuk mendapatkan sertifikasi AUN-QA ini. Sehingga, di periode selanjutnya akan disusul oleh empat departemen lain yakni Departemen Arsitektur, Departemen Biologi, Departemen Teknik Material, dan Departemen Teknik Geomatika.

Sertifikasi AUN-QA menambah keuntungan bagi lulusan ITS nantinya agar dapat mencari kerja dengan mudah di kawasan Asia Tenggara. “Kita juga sudah melakukan simulasi melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dengan dibantu Direktorat Hubungan Internasional ITS,” ujar Aulia.

Sebelumnya, kata Aulia, setiap departemen juga membenahi segala aspek dari mulai akademik hingga sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas dan layanan umum juga tidak luput dari penilaian.

Pada site visit nanti, penilaian akan dilakukan di masing-masing departemen yang diuji oleh dua orang profesor berkompeten sesuai bidang keilmuan yang diajukan. Mereka datang dari Thailand, Malaysia, Vietnam dan Filipina.

"Karena sudah sesuai regulasi tidak boleh ada asesor dari negara yang mengajukan sertifikasi agar lebih adil,” kata dia.

Setelah site visit, nilai akan keluar setelah satu bulan kemudian. Jika nilainya di bawah 4 dari skala 1-7, maka departemen yang bersangkutan tidak akan mendapat sertifikasi AUN-QA. Sebaliknya, departemen dinyatakan akan mendapat sertifikasi jika nilai di atas atau sama dengan empat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA