Friday, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 February 2019

Friday, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 February 2019

Ilmu Pemerintahan UMM akan Dapatkan Indeks Scopus

Selasa 12 Feb 2019 19:41 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani

Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang

UMM berhasil memerolehnya dengan mengusung isu-isu lokal terkini seputar pemerintahan

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akan segera mendapatkan indeksasi jurnal internasional, Scopus. UMM berhasil memerolehnya dengan mengusung isu-isu lokal terkini seputar pemerintahan.

Scopus merupakan indeksasi jurnal internasional terbesar dari pangkalan literatur seperti jurnal ilmiah, buku dan konferensi. Saat ini, Jurnal of Local Goverment Issues (LOGOS) sudah mendapat dua indeksasi internasional antara lain Dirrectory of Open Acces Journal (DOAJ) dan Corssref.

Ketua Ilmu Pemerintahan, UMM, Salahudin mengatakan, jurnal berbahasa Inggris ini hasil kerja sama Prodi IP Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM. Selain itu juga, kerja sama dengan Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AIPPTM) dan Asosiasi Dosen Ilmu Pemerintahan Seluruh Indonesia (ADIPSI).

Isu yang dibahas LOGOS sendiri, dia melanjutkan, berkaitan tentang kebijakan publik dan kota. Selanjutnya, ihwal proses legislasi, managemen bencana dan konflik. "Pemberdayaan sosial dan elit lokal dari partai politik,” terang Salahudin, melalui keterangan resmi yang diterima Republika, Selasa (12/2).

Untuk mendapat indeksasi dari Scopus, Salahuddin mengungkapkan, ada tiga syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut, yakni berbahasa Inggris, mendapat pengulas dari lima benua, serta mendapat pengakuan secara internasional. Untuk saat ini, syarat yang belum dipenuhi terkait mendapat pengulas dari lima benua.

“Kita sudah mendapat reviewer profesor dari Turki, Sudan, Thailand, dan Kamboja. Kami masih berusaha untuk mengejar dari Jerman, Vietnam, dan Australia,” paparnya.

Untuk para pengambil kebijakan, jurnal ini bisa dibuat untuk bahan kajian sebelum membuat kebijakan. Sebab, data di LOGOS merupakan riset langsung terhadap isu-isu pemerintah terkini. Sementara pada kampus, ia menilai, ini bisa sebagai jalan membuka peluang kerja sama.

Dengan adanya publikasi jurnal internasional ini, ia berharap bisa membuat profesor-profesor UMM dikenal di luar negeri. "Juga melalui Jurnal LOGOS, dapat meningkatkan dan mempertahankan akreditasi A Prodi Ilmu Pemerintahan UMM sendiri,” jelasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES