Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Mobil Listrik Tim UASC UII Dilombakan di Jepang

Jumat 21 Sep 2018 17:15 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir (ketiga kiri) bersama Presiden Direktur PT Adaro Power Mohammad Effendi (kiri) meninjau mobil listrik saat akan melepas tim Adaro Kaliurang Unisi dari Universitas Islam Indonesia (UII) menuju kompetisi mobil listrik Formula SAE Internasional 2018 di Jepang, Jakarta, Kamis (21/8). Tim Adaro Kaliurang Unisi merupakan wujud komitmen Adaro untuk dapat terus berkontribusi bagi pengembangan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir (ketiga kiri) bersama Presiden Direktur PT Adaro Power Mohammad Effendi (kiri) meninjau mobil listrik saat akan melepas tim Adaro Kaliurang Unisi dari Universitas Islam Indonesia (UII) menuju kompetisi mobil listrik Formula SAE Internasional 2018 di Jepang, Jakarta, Kamis (21/8). Tim Adaro Kaliurang Unisi merupakan wujud komitmen Adaro untuk dapat terus berkontribusi bagi pengembangan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Foto: antara
Tim ini berhasil membuat mobil yang diberi nama Adaro Kaliurang Unisi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Tim Ulil Albab Student Center (UASC) Electric Vehicle membuktikan anak bangsa mampu berinovasi dalam perkembangan teknologi. Tim UASC jadi satu-satunya tim universitas swasta Indonesia yang lolos Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) di Jepang.

Tim UASC berada di bawah naungan Universitas Islam Indonesia (UII). Tim ini berhasil membuat mobil yang diberi nama Adaro Kaliurang Unisi yang pada 4-8 September 2018 lalu dilombakan di Jepang.

Ketua Tim, Rian Nur Adiyatama mengatakan, mobil listrik Adaro Kaliurang Unisi mengunakan sistem car control unit hasil pengembangan sendiri. Car Control Unit jadi komponen penting mobil tersebut.

photo
Tim Ulil Albab Student Center (UASC) Electric Vehicle yang tampil di Formula Society of Automotive Engineers (FSAE) Jepang. Doc: UII
Dalam kendaraan, Rian menerangkan unit itu berfungsi mengendalikan semua perangkat-perangkat yang ada di dalam mobil. Dengan kata lain, Car Control Unit merupakan otak dari sebuah mobil.

"Mobil Adaro Kaliurang Unisi ini dilengkapi sistem data logger dan telemetry di mana sistem data logger memungkinkan mobil mencatat semua kebutuhan data teknis secara otomatis," kata Rian.

Ia menjelaskan, sistem telemetry jadi teknologi yang sistem kerjanya seperti Formula 1. Karenanya, semua data kondisi mobil seperti kondisi baterai, suhu motor dan lain-lain ditampilkan satu layar secara otomatis. Sehingga, dapat dipantau mobil dari paddock.

Kedua teknologi ini belum dimiliki mobil listrik buatan mahasiswa dari universitas lainnya. Adapun keunggulan lain yang dimiliki yakni memiliki teknologi cooling system.

Teknologi ini malah belum ada di generasi mobil listrik sebelumnya. Mobil ini turut dibuat memakai body material carbon fiber dengan proses vacuum infusion yang membuat body mobil memiliki bobot yang lebih ringan.

"Serta, bentuk desain aerodinamik yang lebih optimal, sehingga dapat meinimalisasi drag dan meningkatkan downforce," ujar Rian.

Anggota Tim UASC, Karina septiani Marzuni menambahkan, serangkaian penilaian tim juri, mobil listrik Adaro Kaliurang Unisi mendapat beberapa hasil memuaskan. Mobil ini lolos dari tahap seleksi penilaian EV Zero.

"Sebagai salah satu pendatang baru dalam ajang lomba FSAE Jepang untuk lolos dalam tahap penilaian EV Zero bukanlah hal yang mudah," kata Karina.

Selain itu, para Juri sangat mengapresiasi Tim UASC UII atas pemilihan bahan dasar pembuatan body mobil yang menggunakan bahan carbon fiber. Dari desain, mobil ini mendapat penilaian positif dari para juri.

"Sebagai salah satu desain terbaik pada zona Asean sebagai pendatang baru dalam perlombaan," ujar Karina.

Ia berharap, pencapaian ini dapat memacu semangat untuk memperbaiki beberapa kesalahan dan memotivasi. Tujuannya, agar dapat mengembangkan mobil listrik dan dapat mendapatkan gelar juara pada kompetisi FSAE 2019 mendatang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA