Wednesday, 16 Muharram 1440 / 26 September 2018

Wednesday, 16 Muharram 1440 / 26 September 2018

Mahasiswa UI Temukan Metode Temukan Cadangan Minyak

Selasa 14 August 2018 06:25 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Suasana Tempat Pengolahan Kondensat di Lapangan Senipah, Peciko dan South Mahakam (SPS) yang merupakan tempat pengolahan minyak dan gas bumi dari Blok Mahakam, Kutai Kartanegara, Rabu (27/12).

Suasana Tempat Pengolahan Kondensat di Lapangan Senipah, Peciko dan South Mahakam (SPS) yang merupakan tempat pengolahan minyak dan gas bumi dari Blok Mahakam, Kutai Kartanegara, Rabu (27/12).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Mahasiswa UI mengamati rembesan mikro hidrokarbon.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Tiga mahasiswa Jurusan Geografi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) menemukan cara mendeteksi lokasi berpotensi minyak. Mereka menggunakan metode pengamatan fenomena rembesan mikro hidrokarbon, melalui citra satelit Landsat 8 dan Sentinel 2.

Ketiga mahasiswa Geografi UI tersebut adalah Muhammad Iqbal Januadi Putra, Diki Nurul Huda, dan Fida Afdhalia di bawah bimbingan dosen Geografi UI Dr. Supriatna, M. T. Muhammad Iqbal. Ketua Tim Muhammad Iqbal mengatakan fenomena rembesan mikro hidrokarbon minyak dan gas merupakan fenomena umum terjadi pada wilayah dengan keberadaan reservoir minyak dan gas bumi onshore.

"Keberadaan rembesan ini biasanya ditandai oleh beberapa gejala anomali yang peka terhadap spektrum panjang gelombang tertentu sehingga dapat dideteksi oleh citra satelit," kata dia, Senin (13/8).

Metode baru dalam proses pendeteksian oleh ketiga mahasiswa UI itu menjanjikan keuntungan lebih besar karena prosesnya cepat. Metode ini dapat dilakukan pada berbagai skala, berisiko rendah, dan lebih murah jika dibandingkan dengan metode eksplorasi konvensional (dengan menggunakan metode seismik, evaluasi geologi subsurface, dan komputasi data geofisika) yang terbukti memakan biaya mahal dan berisiko cukup tinggi.

Ia mengaku terinspirasi mendeteksi reservoir minyak dan gas onshore dengan menggunakan citra Landsat 8 dan Sentinel 2. Kedua citra satelit tersebut belum pernah dilakukan dan digunakan oleh siapa pun sebelumnya.

Dalam proses penelitian, Muhammad Iqbal dan tim memilih wilayah usaha Blok Migas tertentu sebagai tempat penelitiannya, untuk mendeteksi adanya reservoir minyak dan gas onshore. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi fenomena rembesan mikrohidrokarbon di wilayah tersebut dengan metode baru yang diteliti.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Peselam Wanita di Saudi Arabia

Selasa , 25 September 2018, 22:23 WIB