Sabtu, 11 Safar 1440 / 20 Oktober 2018

Sabtu, 11 Safar 1440 / 20 Oktober 2018

UAA Jadi PTS Peraih Dana Penelitian Terbanyak di Kopertis V

Rabu 18 Jul 2018 13:03 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Dwi Murdaningsih

Penelitian. Ilustrasi

Penelitian. Ilustrasi

Foto: Sciencemag
UAA Yogyakarta mendapatkan dana penelitian sebanyak 11 proposal.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Alma Ata (UAA) menjadi perguruan tiggi swasta yang paling banyak meraih dana penelitian di Kopertis V tahun ini. UAA menempati urutan pertama dari 70 PTS yang mendapatkan dana penelitian.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UAA, Bunga Astria Paramashanti mengatakan, UAA Yogyakarta mendapatkan dana penelitian sebanyak 11 proposal. Untuk UAA, ini menjadi yang pertama kali terjadi.

"Prestasi ini baru pertama kali diraih UAA, sangat membanggakan," kata Bunga, Rabu (18/7).

Urutan selanjutnya diraih Universitas Respati, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Sanata Dharma dan Stikes Jendral Ahmad Yani. Bunga menjelaskan, 11 proposal berasal dari tiga fakultas.

Ada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Ilmu Komputer. Hasil penelitian ini diharapkan tidak cuma berupa laporan penelitian, tapi bisa diimplementasikan kepada masyarakat.

"Hasil penelitian ini akan dipublikasikan dalam jurnal-jurnal ilmiah nasional maupun internasional, penelitian ini memiliki bobot dua SKS dari Tri Dharma Perguruan Tinggi," ujar Bunga.

Bunga mengatakan, keberhasilan UAA memperoleh dana penelitian ini tidak lepas dari usaha kampus dalam mendorong dan membimbing dosen-dosen. Terutama, untuk membuat proposal.

Salah satunya, kewajiban mengikuti lokakarya proposal. Sebelum proposal dikirim ke Kopertis V, proposal diteliti Koordinator P2M UAA, diberikan korksi dan saran perbaikan.

Sebelumnya, Kopertis V memberikan bantuan dana penelitian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebanyak 200 proposal dari 70 PTS di Yogyakarta. Masing-masing proposal mendapat pendanaan sebesar lima juta rupiah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA