Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Thursday, 7 Rabiul Awwal 1440 / 15 November 2018

Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Perawatan Gigi Portabel

Rabu 11 Jul 2018 10:17 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Esthi Maharani

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan cara kerja Septadent.

Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan cara kerja Septadent.

Foto: Istimewa
Septadent berfungsi menyedot air liur saat perawatan gigi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan inovasi alat perawatan gigi dan mulut portabel. Alat itu akan memudahkan dokter gigi dalam melakukan perawatan gigi pasien.

Alat itu adalah Saliva Ejector Portabel Dental Tools (Septadent), yang berfungsi menyedot air liur saat perawatan gigi. Dirancang portabel, membuatnya praktis dan mudah dibawa ke mana saja, termasuk pelosok.

"Alat ini juga tidak tergantung listrik dan fasilitas lain seperti kursi perawatan gigi," kata salah satu pengembangnya, Nur Halimah Putri, beberapa waktu lalu.

Komponennya terdiri dari vacuum pump, botol vakum, selang infus, pneumatic screw dan dental suction. Ada pula alat elektronis seperti saklar, kabel, baterai dan lcd sebagai indicator baterai.

photo

Sepdatent merupakan alat portabel yang berfungsi menyedot air liur saat perawatan gigi. (Istimewa)

Halimah, mengembangkannya bersama Fita Fathya Iriana (Kedoteran Gigi), Adintaka Galih S (Teknik Fisika) dan Laura Yahdiyani (Manajemen). Idenya berawal dari pengalaman rekan-rekan Kedokteran Gigi saat KKN.

Persoalan muncul saat melakukan perawatan gigi dan mulut di daerah-daerah yang kurang terjangkau listrik maupun keberadaan kursi. Sebab, alat yang ada di pasaran tidak memungkinkan dibawa ke pelosok.

Fita menilai, alat yang ada sekarang memiliki dimensi yang besar dan berat, sehingga kurang praktis dibawa ke mana-mana. Fita menjelaskan, umumnya alat perawatan gigi dan mulut menyatu dengan kursi gigi.

Saliva ejector misalnya, yang berperan penting di dalam prosedur perawatan gigi dan mulut. Alat ini bergunfsi sebagai penghisap air liur saat penambalan, agar tidak mengurangi kekuatan bahan tambal.

"Dengan Sepatedent ini, diharapkan dokter gigi, maupun mahasiswa kedokteran gigi tidak perlu repot-repot melakukan perawatan gigi di tempat yang kurang terjangkau listrik," ujar Fita.

photo

Sepdatent merupakan alat portabel yang berfungsi menyedot air liur saat perawatan gigi. (Istimewa)

Septadent dirancang dengan pegangan demi memudahkan. Septadent telah beredar di pasaran dengan harga Rp 799 ribu yang dapat dipesan melalui Instagram septadent.ugm Facebook Septadent UGM dan di 087812811151.

Produk ini menjadi terobosan baru yang mempermudah kinerja dokter gigi saat perawatan gigi dan mulut. Alat ini berhasil mendapat dana hibah penelitian dan pengembangan Dikti lewat PKM Kewirausahaan 2018.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA