Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

UI Gandeng Perusahaan Swiss di Bidang Teknologi Perkapalan

Rabu 05 Aug 2015 12:24 WIB

Rep: c13/ Red: Dwi Murdaningsih

teknologi kapal (ilustrasi)

teknologi kapal (ilustrasi)

Foto: wordpress.com

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK --  Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Switzerland Global Enterprise untuk memperkenalkan teknologi dan inovasi terkini di bidang teknik teknik perkapalan. Maka dari itu, kedua pihak mengadakan seminar bertajuk “Maritime Sector: Swiss – Indonesia Research Collaboration in Innovation & Technology” yang diselenggarakan  di Fakultas Teknik UI kampus Depok, Rabu (5/8).

Humas UI Rifelly Dewi Astuti mengatakan UI akan mulai merintis kolaborasi riset dengan Swiss. Mereka, kata dia, akan bekerjasama dalam rangka mencetak potensi sumber daya manusia lokal. Sehingga, tambahnya, menjadi pelaku pengembangan proyek-proyek infrastruktur maritime yang baik ke depan.

Menurut Rifelly, UI telah menciptakan salah satu inovasi dalam bidang perkapalan. Ia menjelaskan, UI telah melakukan pengembangan Kapal Pelat Datar yang dilakukan oleh Teknik Perkapalan Fakultas Teknnik UI (FTUI). Menurutnya, pengembangan  tersebut mudah dibuat dan sederhana dan efisiensi secara waktu dan biaya pembuatan.

Dalam seminar tersebut, kata Rifelly, akan diisi pembicara dari dua perusahaan di Swiss. Kedua pihak tersebut, lanjutnya, yakni Helvetic Creative Technologies SA dan Hydros Innovation SA. Mereka akan memperkenalkan beberapa teknologi eksklusif dan inovatif di bidang kemaritiman yang dikembangkan di Swiss.

Hydros Innovation SA merupakan perusahaan yang telah menelurkan kapal paling cepat di dunia. Kapalanya itu yang sudah mendapatkan rekor dunia untuk kecepatan berlayar.

“Desain kapal kami dapat mengurangi pemakaian bahan bakar sebesar 90 persen untuk jenis kapal tertentu (feri) dan sepuluh kali lebih ringan dari kapal penumbang yang biasa,” kata CEO dari Hydros Innovation SA,  Jeremie Laggarigue.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA