Hatta Akan Kembangkan Industri Bahan Baku
Rabu , 02 Jul 2014, 11:58 WIB
antara
Hatta Rajasa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa mengatakan siap mengembangkan industri bahan baku guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.

"Nanti ke depan mengurangi ketergantungan impor dengan membuat industri kita berbahan baku lokal, untuk itu kita tumbuhkan industri yang mengembangkan bahan baku," katanya di hadapan ratusan pekerja PT Kahatex, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Hatta Rajasa berada di Sumedang dalam rangka kampanye untuk pemenangan pasangan Capres/Cawapres Prabowo-Hatta.

Dalam kesempatan itu para pekerja yang didominasi tenaga kerja putri, menyambut Hatta Rajasa dengan antusias. Kamera dari telepon genggam yang dimiliki para pekerja terus berupaya mengabadikan kedatangan Hatta.

Hatta Rajasa mengatakan, untuk mengembangkan industri bahan baku, pihaknya akan memberikan insentif bagi industri yang mampu bersaing. "Kalau perlu tax holliday," katanya.

Ruangan tempat pertemuan Hatta Rajasa riuh rendah, selain teriakan Prabowo - Hatta dan coblos nomor satu, nyanyian garuda di dadaku juga diperdengarkan.

Rombongan Hatta Rajasa teridiri dari dua bis besar dengan gambar Prabowo-Hatta di sampingnya. Satu bis digunakan Hatta Rajasa dan krunya, sementara bis lainnya menampung para wartawan. Selain itu juga diiringi sejumlah mobil dan patroli dari pihak kepolisian.

Hatta menambahkan, Parbowo - Hatta berkomitmen untuk terus memeperbaiki dan mempertahankan apa yang telah baik sebelumnya.

Ia juga mengemukakan keberhasilan Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang telah berhasil meningkatkan pendapatan rata-rata pertahun (perkapita) dari Rp11 juta menjadi Rp37 juta

Redaktur : Muhammad Hafil
Sumber : Antara
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar