Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

In Picture: Politik Lewat Makanan ala Parpol Koalisi Pendukung Jokowi

Senin 06 Aug 2018 21:46 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny, Antara/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Supaya dalam masa krusial saat ini kita tidak saling 'menggoreng' dalam berpolitik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sembilan parpol koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan politik saat pertemuan kedua para sekretaris jenderal (sekjen) parpol, Senin (6/8) malam. Pesan politik tersebut disampaikan lewat makanan yang disajikan dalam pertemuan. 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, ketika menyampaikan keterangan pers sebelum pertemuan dimulai. Menurut Hasto, setidaknya ada lima makanan yang mewakili pesan politik sembilan parpol. 

"Kami diajarkan juga politik lewat makanan. Kami sampaikan sejumlah maknanya. Pertama, nasi goreng, artinya supaya dalam masa krusial saat ini kita tidak saling 'menggoreng' dalam berpolitik," ujar Hasto. 

Pada Senin malam, sembilan orang sekjen parpol koalisi pendukung Jokowi mengadakan pertemuan untuk membahas finalisasi tim kampanye, visi-misi dan konsep Nawacita II. Kesembilan orang gersebut yakni Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Lodewijk Frederick, Sekjen NasDem Johnny G Plate, Waketum PPP Arwani Thomafi yang mewakili Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq. Sekjen PPP, Arsul Sani, dikabarkan sedang dalam perjalanan dan akan menyusul dalam pertemuan tersebut. 

Sumber : Republika, Antara

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA