Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Xavi: Rabiot akan Jadi Pembelian Hebat Buat Barcelona

Sabtu 21 Jul 2018 20:00 WIB

Red: Israr Itah

Adrien Rabiot

Adrien Rabiot

Foto: psg.fr
Xavi melihat Rabiot sebagai gelandang petarung dan punya visi bermain yang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Legenda Barcelona Xavi Hernandez menyarankan mantan klubnya itu segera membeli gelandang bertahan Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot. Menurut Xavi, Rabiot akan menjadi rekrutan luar biasa buat Los Azulgrana. Xavi melihat Rabiot sebagai gelandang petarung dan punya visi bermain yang baik. 

"Rabiot adalah pemain istimewa. Levelnya sangat tinggi. Dia sangat sempurna untuk Barcelona," kata Xavi kepada Mundo Deportivo, dikutip dari Four Four Two, Sabtu (21/7).

Rabiot adalah gelandang binaan dari akademi sepak bola muda PSG. Umurnya baru 23 tahun. Tapi sejak tiga musim terakhir, pemain berambut ikal ini mampu mengamankan satu tempat regular di Les Parisiens mengalahkan sejumlah nama pemain mahal PSG lainnya.

Xavi sebelumnya mendengar sebenarnya sejak awal pemain Prancis incaran Barcelona adalah Antoine Griezmann. Namun upaya Barca mendatangkan striker yang baru saja mengantar Les Blues juara Piala Dunia itu mengalami kebuntuan. 

Menurut Xavi, tidak masalah Barca gagal mendapatkan Griezmann. Asalkan Barca bisa mendapatkan Rabiot. Xavi yang dulu adalah otak permainan Barca di lini tengah mengatakan tim asuhan Ernesto Valverde itu harus berinvestasi untuk lini tengah. Sebab inti permainan Barca kata Xavi adalah kendali dari para pemain gelandang. 

"Griezmann bertanan di Atletico. Tidak masalah. Tapi kalau Rabiot yang datang, itu akan jadi pembelian yang sangat hebat," ujar Xavi. 

Bila Barcelona serius ingin mendatangkan Rabiot, sepertinya tidak akan terlalu sulit. Kontrak Rabiot dengan PSG habis pada Juni tahun depan. Harga Rabiot berkisar di angka 45 juta euro.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA