Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Tuesday, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 January 2020

Harga Daging Ayam di Pasar Bantul Melonjak

Selasa 17 Jul 2018 18:18 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah/ Red: Yusuf Assidiq

Penjualan daging ayam.

Penjualan daging ayam.

Foto: Bowo Pribadi.
Kenaikan harga karena permintaan di masyarakat terus mengalami peningkatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Harga komoditas daging ayam di pasar tradisional Bantul, DIY, mengalami kenaikan cukup drastis. Saat ini, harga daging ayam mencapai Rp 38 ribu per kilogram (kg).

Pedagang daging ayam, Utami, mengatakan kenaikan harga daging ayam dipasar tradisional Bantul terjadi sejak sebulan terakhir, tepatnya pascalebaran. "Dari mulai Rp 33 ribu hingga Rp 34 ribu per kg, terus mengalami kenaikan sampai menjadi Rp 38 ribu per kilo," ujar Utami, Selasa (17/7).

Menurut dia, harga naik karena permintaan di masyarakat terus mengalami peningkatan, sementara pasokan daging dari peternak ayam berkurang sehingga harganya terkatrol naik. "Banyak pembeli yang mengeluh. Harganya kok bisa mahal banget padahal masa lebaran udah lewat," ungkapnya.

Hal tak jauh berbeda pun juga diungkapkan pedagang daging ayam yang lain, Nuryani. Menurutnya, semenjak daging ayam terus mengalami kenaikan banyak pembeli yang akhirnya mengurangi jumlah pembelian.

"Semenjak harganya naik kami jadi sepi pembeli," keluhnya. Oleh karena itu, ia berharap harga daging ayam potong kembali normal seperti biasanya di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 33 ribu per kg sehingga pembeli kembali mengonsumsi ayam dengan jumlah seperti biasanya.



BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA