Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Rabu, 24 Safar 1441 / 23 Oktober 2019

Hierro Mundur, Enrique Favorit Tangani Timnas Spanyol

Senin 09 Jul 2018 17:05 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Luis Enrique

Luis Enrique

Foto: AP Photo/Francisco Seco
Reputasi Enrique dinilai tepat untuk menangani Spanyol.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kegagalan timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 membuat Fernando Hierro bersikap jantan. Entrenador yang ditunjuk dadakan menggantikan peran Julen Lopetegui bebeberapa hari sebelum turnamen bergulir memutuskan hubungan dengan La Roja.

Bahkan, eks bek Real Madrid menolak ketika diminta kembali mengisi jabatan sebagai direktur olahraga Spanyol. Ia beralasan ingin mencari tantangan baru setelah lebih dari empat tahun bekerja untuk La Roja dalam dua kesempatan, yakni 2007 hingga 2011 dan November 2017.

"Setelah berjalan bersama, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan Hierro memutuskan mengakhiri hubungan menyusul usainya partisipasi Spanyol di Piala Dunia Rusia," tulis pernyataan resmi RFEF dikutip AS, Senin (9/7).

Indikasi Spanyol tak akan berbuat banyak di Rusia 2018 memang sudah terlihat sejak mereka memecat pelatih Julen Lopetegui sehari sebelum turnamen dimulai. Penggantinya, Hierro, belum memiliki kapasitas sebagai pelatih berpengalaman dan ahli taktik hebat. Entrenador 50 tahun itu masih kalah pamor dengan Luis Enrique, Quique Sanchez Flores, dan Josep Guardiola.

Dengan kepergian Hierro RFEF segera mencari pelatih baru. Kabar terbaru berembus Luis Enrique menjadi favorit untuk menangani David de Gea cs. Seperti diberitakan Marca, Senin (9/7) meskipun dalam beberapa hari terakhir muncul sejumlah alternatif lain seperti Quique Sanchez Flores, Paco Jemez, Victor Sanchez del Amo, Pepe Mel, dan Roberto Martinez, namun Presiden RFEF Luis Rubiales lebih memfavoritkan Luis Enrique untuk menangani timnas Spanyol.

Reputasi Enrique dinilai tepat untuk menangani Spanyol, mengingat sejumlah prestasi yang sudah ia raih saat mengarsiteki Barcelona. Terlebih ia memiliki kisah manis mewakili negaranya di tiga Piala Dunia dan satu Piala Eropa.

Peluang RFEF menjadikan Enrique sebagai pelatih terbilang besar. Sebab pria berusia 48 tahun sedang menganggur. Sementara dalam komentarnya beberapa waktu lalu eks manajer AS Roma itu menilai sangat tertarik memimpin timnas Spanyol.

"Apakah saya ingin menjadi pelatih timnas Spanyol? Ya, sangat!" kata Enrique ketika masih menjadi pelatih Barcelona dua tahun lalu ketika timnas Spanyol masih ditangani Vicente Del Bosque.

Momen untuk menangani Spanyol telah tiba, Enrique sudah menikmati perjalanan sebagi juru taktik klub-klub besar Eropa dan mampu meraih tidak kurang dari sembilan gelar dalam tiga musim 2014 hingga 2017, termasuk treble winners bersama Barca di musim 2015.

Pekerjaan rumah sedang menanti pelatih baru, tugasnya adalah mengembalikan permainan indah Spanyol dan kembali terbang tinggi di kompetisi bergengsi dunia, Piala Eropa 2020 atau pun Piala Dunia 2022.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

Jadwal Pertandingan

Selengkapnya
 
Terpopuler
 
Terkomentari