Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Tuesday, 10 Syawwal 1441 / 02 June 2020

Demokrat: Gerindra yang Paling Beri Peluang untuk AHY

Senin 09 Jul 2018 14:40 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ratna Puspita

Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

Foto: Republika/ Wihdan
Syarief yakin AHY akan memenangkan Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengakui Partai Gerindra menjadi partai yang paling banyak memberikan peluang untuk mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2019. Posisi yang diincar Demokrat, yaitu calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Saat ini yang paling banyak memberikan peluang bagus itu Gerindra," kata dia saat dikonfirmasi, Senin (9/7). 

Peluang tersebut, lanjut Syarief, akan memberikan dampak yang positif untuk Demokrat dan juga pengusungan AHY ke Pilpres sebagai cawapres. Syarief melanjutkan, pengusungan AHY sebagai cawapres untuk maju ke Pilpres sudah sesuai dengan keinginan Partai Demokrat. 

Dia pun yakin sosok AHY akan mampu memenangkan kontestasi Pilpres 2019. Saat disinggung soal kekalahan AHY di Pilgub DKI Jakarta, Syarief memandang kekalahan tersebut karena dikerjai.

"Di DKI ini kan kita kalah karena dikerjai," kata dia. 

Syarief enggan membeberkan lebih lanjut maksud ucapannya itu. Saat ditanya apakah karena dicurangi, ia tak menggubrisnya. "Pokoknya dikerjailah," kata dia.

Baca Juga: Majelis Tinggi Demokrat Bahas Pileg dan Pilpres 2019

Syarief menambahkan, sebetulnya Demokrat lebih ingin mengusung sendiri calon untuk maju ke arena Pilpres. Akan tetapi, keinginan tersebut terbentur aturan ambang batas pencalonan presiden.

Demokrat harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung capres-cawapres. “Suara kami enggak cukup sehingga harus berkoalisi.

Demokrat hanya meraih 10,19 persen suara pada Pemilihan Umum 2014. Modal suara itu tidak memenuhi ketentuan presidential threshold sebesar 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada pemilu 2014. 

Baca Juga: Demokrat Dukung Gugatan Ambang Batas Capres di MK

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA