Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Sunday, 21 Zulqaidah 1441 / 12 July 2020

Marcus/Kevin Ingin Obati Kegagalan di Malaysia dengan Juara

Sabtu 07 Jul 2018 17:36 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Bilal Ramadhan

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi bersalaman  bersama pebulu tangkis Indonesia   Fajar Alfian dan Rian Ardianto  dalam semifinal   Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesian Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, sabtu (7/7).

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi bersalaman bersama pebulu tangkis Indonesia Fajar Alfian dan Rian Ardianto dalam semifinal Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesian Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, sabtu (7/7).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Marcus/Kevin ingin membuktikan diri dengan menjuarai Indonesia Open

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beragam gelar juara telah diraih pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Namun belum sekalipun pemain nomor satu dunia ini juara di Indonesia Open.

Kini peluang mereka merebut gelar juara semakin dekat, setelah memastikan langkahnya ke partai puncak. Duet Minions Pada pertandingan semifinal Blibli Indonesia Open 2018 yang digelar, Sabtu (7/7) mengalahkan rekan satu pelatnas nya, Fajar Alvian/Muhammad Rian Ardianto dua gim langsung 21-13, 21-10.

Gim pertama berlangsung ketat hingga jeda 11-8 Kevin/Marcus memimpin. Namin setelah itu melesat 21-13. Gim kedua lebih mudah lagi jeda gim kedua 11-6 dan akhirnya menutup permainan dengan 21-10.

Usai laga Marcus tidak menyangka bisa menang dengan mudah. "Lawan tidak seperti biasa, kita lebih beruntung. Walau lawan teman sendiri yang pasti tetap ingin menang" ujarnya.

Kevin menilai kemenangan mudah yang didapat ini karena lebih siap sejak awal dan menguasai ritme permainan. "Kita siap sejak awal, permainan kita dominan sehingga lawan sulit mengembangkan permainan".

"Kemenangan ini sangat berarti, apalagi jika besok kita bisa juara. Hal ini akan menambah motivasi, setelah sebelumnya kita gagal di Malaysia Open. Juara di kandang sendiri tentu berbeda rasanya, apalagi kita belum pernah juara di sini. Masih ada satu langkah lagi, untuk  menaklukan istora Senayan besok. Harus tetap fokus dan tidak boleh lengah," tegas Kevin.

Fajar menilai pertandingan kali ini lawan sangat bagus, terutama pemain depannya. "Hari ini lawan luar biasa, Kevin yang bermain di depan kayak mau makan bola, jadi susah bagi kita untuk mengeluarkan permainan terbaik," kata Fajar.

Padahal mereka latihan biasa saja, lanjut Fajar. "Namun dalam pertandingan aura mereka keluar semua. Mereka sangat jauh permainannya dibanding saat latihan. Ini yang harus kita tiru," ujarnya.

Rian mengamini kalau tadi kalah di pemain depan. "Mau keluarin pemainan tidak bisa. Jadi kita tertekan terus dan ujungnya malah sering buat kesalahan sendiri.
Kita pengennya menang, tapi kita tetap bersyukur dengan hasil ini," pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA