Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Dramatis, Marcus/Kevin Menangkan Duel Panas Lawan Duo Mads

Jumat 06 Jul 2018 17:23 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Foto: Humas PBSI
Terjadi insiden saat kedudukan 18-14 yang berbuah kartu kuning untuk Kevin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan ganda putra unggulan pertama, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memenangkan duel panas melawan pasangan Denmark unggulan lima, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding di babak perempat final turnamen Blibli Indonesia Open 2018 Super 1000, Jumat (6/7). Marcus/Kevin mengamankan tempat di babak semifinal.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal gim pertama. Duo Mads juga terlihat siap dalam adu drive yang menjadi keunggulan Marcus/Kevin. Sejak kedudukan 6-6, duo Mads unggul dengan 9-11 di paruh gim pertama.

Marcus/Kevin sempat menyamakan kedudukan dengan 12-12, 16-16 dan 17-17. Pasangan peringkat 1 dunia ini pun berbalik unggul dengan 19-17 dan mencapai game point lebih dulu dengan 20-19.

Rupanya gim pertama belum berakhir. Marcus/Kevin malah terlihat tidak tenang dan melakukan kesalahan sendiri. Duo Mads mampu memanfaatkannya dan merebut tiga angka beruntun dengan 20-22.

Usai kedudukan 4-4, Duo Mads melanjutkan dominasi permainannya dengan bola-bola tipis dan unggul di bola drive. Duo Mads unggul dengan 6-11 di paruh gim kedua.

Usai jeda, servis di tangan Kevin mampu merebut enam angka beruntun dan berbalik unggul dengan 12-11. Keunggulan ini sempat menjauh dengan 18-14 hingga mampu menyentuh game point dengan 20-18.

Pertandingan kembali memanas setelah Duo Mads mampu menyamakan kedudukan dan deuce dengan 20-20. Ketenangan Marcus/Kevin mampu memperpanjang pertandingan menjadi tiga gim setelah merebut gim kedua dengan 22-20.

Di gim yang menentukan, Marcus/Kevin kembali memperlihatkan kelasnya. Mereka unggul dalam bola-bola tipis dan adu drive di depan net. Duo Mads yang malah kerap melakukan kesalahan sendiri. Marcus/Kevin unggul jauh dengan 11-4.

Keunggulan ini sempat dipertahankan hingga 18-14. Saat kedudukan ini, terjadi insiden dimana ujung raket Conrad menyentuh shuttlecock. Bola dinyatakan masuk oleh hakim garis.

Tak lama, Conrad mengangkat tangan untuk mengajukan challenge. Wasit pun menyetujui. Kevin dan Marcus langsung protes karena bola sudah fault terkena raket Conrad.

Protes yang dilayangkan Kevin dan Marcus diabaikan wasit. Kevin terus melakukan protes. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Kevin. Hasil challenge juga keluar dan menyatakan bola masuk serta angka untuk Kevin.

Kevin sempat menunjukkan jempol ke bawah di depan net untuk dilayangkan kepada Duo Mads. Kevin juga sempat terlihat adu mulut di depan net dengan Conrad. Saat pertandingan akan dilanjutkan, lagi-lagi wasit memperingatkan Kevin/Marcus.

Kevin dan Marcus sempat protes ke arah Pihak Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait 'aksi' wasit tersebut. Pihak BWF sampai turun ke lapangan untuk menenangkan wasit dan meminta melanjutkan pertandingan.

Pertandingan pun dilanjutkan. Karena tidak tenang usai insiden tersebut, Marcus/Kevin kehilangan empat angka karena servis tinggi yang dipukul Conrad dipukul Marcus dan Kevin menyangkut di net.

Perolehan angka kembali ketat dengan 19-18. Marcus dan Kevin berupaya tenang dan mampu merebut dua angka selanjutnya dan memenangkan pertandingan dengan 21-18.

Dengan kemenangan ini, Marcus/Kevin melanjutkan dominasinya dalam lima kali pertemuan terakhir yang dimenangkannya dari tujuh pertemuan dengan Duo Mads. Di semifinal besok, Marcus/Kevin akan melawan pemenang antara unggulan ketiga dari Cina, Zhang Nan/Liu Cheng melawan pasangan Indonesia lainnya, Fajar Alfian/M Rian Ardianto.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA