Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Tontowi/Lilyana Senang Ganda Campuran Banyak yang Menang

Kamis 05 Jul 2018 13:42 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Bilal Ramadhan

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Foto: Humas PBSI
Tontowi mengakui sempat kehilangan fokus di tengah pertandingan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara bertahan Indonesia Open nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir berhasil menyusul dua rekannya lolos ke babak perempat final. Keberhasilan ini membuat tiga pasangan ganda campuran sudah aman di babak delapan besar.

Owi/Butet, biasa mereka disapa, di babak kedua Kamis (5/7) berhasil mengalahkan pemain Jepang Yugo Kobayashi/Misaki Matsutomo dengan dua gim langsung 23-21, 21-19. Meskipun menang dua gim namun Butet tidak puas dengan penampilan mereka kali ini.

"Secara hasil bagus namun belum puas dengan permainan, kita dapat angka dari lawan yang banyak bikin kesalahan sendiri. Selain itu lawan gampang dapat angka. Seharusnya bisa lebih cepat tadi kalau kita main lebih baik lagi," kata Butet.

"Untuk besok kita akan berusaha tampil lebih baik lagi. Bermain di kandang sendiri kita ingin berikan yang terbaik" tegas Butet.

Sedangkan Owi mengaku kalau tadi di pertengahan permainan sempat kurang fokus. "Kita mengawali permainan dengan baik, namun sayang di pertengahan sempat hilang fokus. Besok kita akan perbaiki lagi untuk tampil maksimal," jelasnya.

photo
Pemain ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto

 

Keberhasilan Tiga wakil ganda campuran lolos perempat final disambut baik Owi/Butet. "Senang banyak ganda campuran lainnya lolos, padahal lawan tidak mudah, terutama Hafiz/Gloria yang masih muda, semoga penampilan mereka stabil. Mereka sudah ada di level ini," harapnya.

photo
Pasangan ganda campuran Indonesia, Hafiz Faisal/Gloria Emmanuelle Widjaja

 

Sementara Owi berpesan agar, Hafiz Gloria harus jaga mindset dia, harus bagus percaya diri latihan tidak boleh lengah. "Latihan terus tanamkan bahwa mereka sudah bisa bersaing di level dunia"  pungkas Owi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA