Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Lorenzo: Insiden dengan Rossi Sangat Menakutkan

Senin 02 Jul 2018 15:38 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Hazliansyah

Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo

Pebalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo

Foto: CarAndBike
Lorenzo akhirnya finis di urutan ketujuh MotoGP Assen

REPUBLIKA.CO.ID, ASSEN -- Jorge Lorenzo memiliki awal fantastis dalam balapan MotoGP Assen akhir pekan kemarin. Namun, pada akhirnya pembalap Ducati Corse itu harus terlempar ke posisi tujuh setelah bertahan separuh lap melawan Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Andrea Dovizioso.

The Majorcan finis dengan selisih 4,4 detik di belakang Marquez. Dia mengaku terkejut bisa bertahan begitu lama di posisi pertama. Padahal dirinya sempat 0,4-0,5 detik lebih lambat dari Marquez.

"Di separuh pertama lomba, saya tak kalah banyak, namun kemudian ban belakang saya perlahan menurun. Selain itu, saya kekurangan energi, sebab sangat melelahkan untuk terus memacu kecepatan," kata Lorenzo, dilansir dari Speedweek, Senin (2/7).

Lorenzo kehilangan banyak waktu di sektor terakhir, tiga atau empat per sepuluh. Ini berat baginya mengingat lawan beratnya adalah Marquez, Rossi, dan rekan setimnya sendiri. Ini yang membuatnya gagal naik podium di Belanda.

Saat Lorenzo memimpin, Rossi sempat menabrak bagian belakang motor Lorenzo. Pembalap Spanyol ini mengakui itu adalah momen paling menakutkan sebab sentuhan dengan Rossi terjadi saat kedua motor mereka sedang dalam kecepatan tinggi.

"Itu momen paling menakutkan, tapi saya tak tahu apa yang terjadi di belakang saya. Saya tak tahu apakah senggolan itu menyebabkan pembalap lain jatuh dan saya tak tahu siapa di belakang saya, apakah itu Marquez atau yang lain. Eh, ternyata itu Valentino," kata dia.

Ia mengatakan Michelin menawarkan cengkeraman bagus untuk ban depan. Namun masih kurang untuk ban belakang.

"Untuk mencegah jatuh, saya harus memacu kecepatan waktu itu. Kami berdua beruntung tidak jatuh, sebab jatuh dengan kecepatan tinggi begitu pastinya sangat berbahaya," kata Lorenzo.

Meski Lorenzo tak lagi di tim pabrikan 2019, namun dia unggul 65 poin di belakang Marquez. Posisinya digantikan Danilo Petrucci tahun depan, sementara Lorenzo sendiri akan hijrah ke Repsol Honda.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kamis , 01 Jan 1970, 07:00 WIB