Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Gubernur Sumsel Halal Bihalal dengan Pengemudi Gojek

Rabu 20 Jun 2018 19:37 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Agus Yulianto

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin.

Foto: Republika/Maspril Aries
Gojek tetap sama dan siap mendukung dan menyukseskan even olahraga.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin melakukan halal bihalal hari raya Idul Fitri 1439 H, di kediaman resminya Griya Agung, Rabu (20/6) . Kali ini orang nomor satu di Sumsel tersebut bersilahturahim dengan pemudik ojek yang bergabung dalam Gojek Online Palembang dan sekitarnya.

Ribuan sepeda motor roda dua terparkir di halaman Griya Agung di Jalan Demang Lebardaun. Ribun pengemudi Gojek bersama Vice President Corporate Affairs Gojek Indonesia Michael Reza Say dan Operations Manager Gojek Wilayah Palembang Petrus Charel Prihandoko berhalal bil halal dengan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Bersamaan dengan Halal Bil Halal tersebut Gubernur Alex Noerdin menggunakan pertemuan tersebut untuk sosialisasi Asian Games XVIII - 2018 yang akan berlangsung 18 Agustus – 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

Alex Noerdin bukan hanya bersosialisasi di depan pengemudi Gojek tetapi juga didepan warga Paguyuban Masyarakat Banten yang ada di Sumsel yang juga ikut berhalal bil halal. 

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Palembang sebagai tuan rumah Asian Games saat ini sudah mendunia karena logo Asian Games XVIII Jakarta - Palembang sudah dipromosikan di 45 negara Asia. "Coba saja kalau pergi ke negara-negara Asia di bandaranya pasti ada logo Asian Games, begitu juga di dalam kota-kota besar lainnya.”

Alex Noerdin juga menjelaskan, Asian Games memang banyak menghabiskan uang karena untuk menjadi tuan rumah harus memiliki fasilitas yang lengkap dan berstandar Internasional. “Tetapi untuk persiapan Asian Games di Palembang tidak sepenuhnya menggunakan dana APBD Sumatera Selatan karena APBD hanya digunakan untuk pemancing menarik dana dari luar yang lebih besar,” ujarnya.

Gubernur Sumsel juga mengingatkan, menjadi tuan rumah Asian Games XVIII bukan tujuan melainkan alat untuk mencapai tujuan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. “Total biaya pembangunan infrastruktur jelang Asian Games di Palembang sebesar Rp68 triliun yang berasal dari APBN dan penyertaan modal negara. Kalau ditambah bantuan dari swasta dan pihak ketiga totalnya bisa mencapai Rp70 triliun lebih,” katanya.

Penjelasan tersebut sekaligus menepis tundingan yang menyebutkan, pelaksanaan Asian Games XVIII menguras APBD Sumsel. “Kalau ada yang mengatakan Asian Games menghabiskan banyak uang memang benar, tetapi bukan uang kita, bukan dari APBD Sumatera Selatan,” kata Alex Noerdin. 

Pelaksanaan Asian Games di Sumsel menurut Gubernur Alex Noerdin, selain mendapat manfaat berupa pembangunan infrastruktur besar-besaran, Asian Games juga membuat pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan meningkat. “Semua rekan-rekan Gojek yang hadir di sini pasti tahu menjelang Asian Games pasti orderan meningkatkan,” ujarnya.

Sementara itu menurut Michael Reza Say menyampaikan, sejak beroperasi di Palembang tahun 2015 semangat Gojek tetap sama dan siap mendukung dan menyukseskan even olahraga yang mampu membangkitkan ekosistem pertumbuhan ekonomi masyarakat itu.

“Kami sangat berterimakasih kepada Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang biusa berhalal bil halal langsung dengan Gubernur Sumatera Selatan. Dengan semangat Gojek kami siap mendukung dan mensukseskan Asian Games. Salam Satu Aspal Gojek Palembang,” kata Michael.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA