Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Friday, 29 Jumadil Awwal 1441 / 24 January 2020

Tim Gabungan Temukan Tiga Jenazah Penumpang KM Sinar Bangun

Rabu 20 Jun 2018 12:25 WIB

Red: Nidia Zuraya

Keluarga penumpang menangis saat menyaksikan proses pencarian penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6).

Keluarga penumpang menangis saat menyaksikan proses pencarian penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (19/6).

Foto: Antara/Irsan Mulyadi
Sebelumnya, tim gabungan juga menemukan satu jenazah penumpang KM Sinar Bangun

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Tim gabungan kembali menemukan tiga jenazah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Riyadil Akhir Lubis yang dihubungi Antara di Medan, Rabu (20/6), mengatakan jenazah pertama ditemukan Rabu (20/6) sekitar pukul 07.00 WIB.

Tim gabungan kemudian menemukan dua jenazah penumpang KM Sinar Bangun sekitar pukul 10.00 WIB dan 11.30 WIB. "Seluruhnya yang ditemukan berjenis kelamin perempuan," katanya.

Sebelumnya, tim gabungan juga menemukan satu jenazah penumpang KM Sinar Bangun dan menyelamatkan 18 penumpang yang masih hidup. Riyadil mengatakan ketiga jenazah penumpang KM Sinar Bangun tersebut dibawa ke rumah sakit di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun.

Selain jenazah penumpang, tim gabungan juga menemukan beberapa material yang diduga milik penumpang KM Sinar Bangun. "Ada beberapa yang ditemukan, ada tas, dompet, dan lain-lain. Tim masih terus melakukan pencarian," katanya.

KM Sinar Bangun yang mengangkut para penumpang tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6), sekitar pukul 17.30 WIB.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA