Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Kereta Bandara Kini Sudah Bisa dari dan ke Bekasi

Selasa 19 Jun 2018 13:55 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Muhammad Hafil

Kereta bandara Soekarno Hatta (Soetta) melintas di sekitar persawahan di kawasan Benda, Tangerang, Banten, Kamis (28/12).

Kereta bandara Soekarno Hatta (Soetta) melintas di sekitar persawahan di kawasan Benda, Tangerang, Banten, Kamis (28/12).

Foto: ANTARA FOTO
pemberlakuan diskon tarif masih berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.

REPUBLIKA.CO.ID,  BEKASI - PT Railink selaku joint venture PT Kereta Api Indonesia (KAI)
memberlakukan tarif promosi untuk perjalanan uji coba Kereta Bekasi-Bandara
Soekarno Hatta mulai Selasa (19/6). Selama proses uji coba ini, PT Railink memberikan potongan harga khusus kepada penumpang sebesar Rp 36 ribu untuk perjalanan Bekasi ke BNI City (Sudirman Baru), Bekasi ke Batuceper Rp 70 ribu dan Bekasi - Bandara Soekarno -Hatta Rp 75 ribu per penumpang.

"Kami berikan diskon pada tarif promosi dan arif tersebut lebih murah dari yang semestinya mencapai Rp 100 ribu per penumpang untuk trayek Stasiun Bekasi-Bandara Soekarno - Hatta," ujar Humas Railink Diah Suryandari di Bekasi pada Selasa (19/6).

Diah mengatakan, pemberlakuan diskon tarif tersebut masih berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sebab pihaknya memanfaatkan momentum tersebut sebagai arana sosialisasi kepada penumpang.

"Sifatnya situasional, kalau manajemen memang perlu kembali ke tarif normal, maka pada saat itu juga kita berlakukan," katanya.

Pada uji coba perdana Kereta Bekasi-Bandara di Stasiun Kota Bekasi Jalan Ir H Djuanda Bekasi Timur dimulai pukul 10.05 WIB melalui penyediaan empat jadwal pemberangkatan kereta. Dengan trayek tujuan Stasiun Bekasi (BKS) – Stasiun BNI City (SDB) – Stasiun Batu Ceper - (BPR) Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (BST).

Berikut jadwal perjalanan Kereta Bekasi - Bandara:
A. Pukul 10:05 (BKS) – 10:47 (SDB) – 11:24 (BPR) – 11:37 (tiba BST)
B. Pukul 11:10 (BKS) – 11:47 (SDB) – 12:24 (BPR) – 12:37 (tiba BST)
C. Pukul 13:13 (BKS) – 13:47 (SDB) – 14:24 (BPR) – 14:37 (tiba BST)
D. Pukul 14:11 (BKS) – 14:47 (SDB) – 15:24 (BPR) – 15:37 (tiba BST).

Relasi Stasiun Bekasi (BKS) – Stasiun BNI City (SDB) – Stasiun Batu Ceper
(BPR) - Stasiun Bandara Soekarno Hatta (BST):

A.Pukul 07:50 (BST) – 08:02 (BPR) – 08:36 (SDB) – 09:20 (tiba BKS)
B. Pukul 08.50 (BST) – 09.02 (BPR) – 09.36 (SDB) – 10.15 (tiba BKS).
C. Pukul 10.50 (BST) – 11.02 (BPR) – 11.36 (SDB) – 12.10 (tiba BKS).
D. Pukul 11.50 (BST) – 12.02 (BPR) – 12.36 (SDB) – 13.15 (tiba BKS).

Menurutnya, kereta Bekasi - Bandara diklaim sanggup menempuh perjalanan maksimal 90 menit per rangkaian kereta yang berkapasitas tampung 272 penumpang. 90 persen perjalanan selalu on time maksimal 90 menit sampai bandara.

"Kemungkinan meleset dari waktu perjalanan hanya disebabkan oleh faktor alam, seperti hujan, pohon tumbang, atau gangguan teknis rel dan instalasi kelistrikan,"  katanya.

Kereta tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang berupa pendingin ruangan, terminal USB, charger, bagasi koper besar, hand bag, toilet khusus pria dan wanita hingga anak-anak, serta layar komersial dan tayangan program tv.

Kereta tersebut juga terkoneksi dengan seluruh terminal penerbangan di Bandara Soetta melalui *skytrain* atau terminal Kalayang Bandara.

PT Railink juga menyasar penumpang arus balik Lebaran 2018 dalam agenda uji
coba perdana Kereta Bandara Soekarno Hatta dari Stasiun Kota Bekasi, Selasa. "Prediksi awal kami pada uji coba perdana ini tidak terlalu besar sekitar 100-150 penumpang dari total kapasitas penumpang 272 penumpang di enam rangkaian kereta," kata Diah.

Menurutnya, pemberangkatan perdana kereta Bandara-Bekasi berangkat dari Stasiun Kota Bekasi di Jalan Ir H Djuanda Bekasi Timur pukul 10.05 WIB.

Diah mengatakan, agenda uji coba ini molor dari target sebelumnya yang direncanakan berlangsung pada April 2018 akibat sejumlah kendala teknis. Kendala teknis yang dimaksud berupa koordinasi lintas operator di bawah PT KAI yang cukup memakan waktu.

Trayek kereta Bekasi-Bandara Soetta ini digagas pihaknya dalam rangka
memerpanjang layanan untuk memudahkan warga Bekasi menuju Bandara Soekarno-Hatta. "Kita memang sengaja memutuskan uji coba operasional hari ini untuk memanfaatkan arus balik," katanya.

Salah satu penumpang kereta Bekasi-Soetta, Iskandar (51 tahun), mengaku ingin
mempersingkat waktu perjalanan balik mudik dari Bandung menuju Lombok. "Kebetulan dari Bandung niatnya mau naik bus di Bekasi menuju Bandara, tapi rupanya sudah ada kereta yang terkoneksi ke bandara dengan harga promosi," katanya.

Menurut dia, perjalanan menumpang kereta jauh lebih cepat daripada
menggunakan bus atau angkutan umum lainnya mengingat hari ini masih
berlangsung prediksi puncak balik Lebaran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA