Jumat, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

Jumat, 21 Muharram 1441 / 20 September 2019

 

H+3 Lebaran, 60.048 Kendaraan Kembali ke Jakarta Via Cipali

Selasa 19 Jun 2018 09:32 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Bayu Hermawan

Kendaran melintas di Tol Cipali (ilustrasi)

Kendaran melintas di Tol Cipali (ilustrasi)

Foto: Antara/Risky Andrianto
Sepanjang Senin kemarin, 60.048 kendaraan kembali ke Jakarta lewat Tol Cipali.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Jumlah kendaraan arus balik dari wilayah Jawa Tengah (Jateng) menuju Jakarta, melalui Tol Cipali melonjak signifikan pada Senin (18/6) kemarin atau H+3 lebaran. Kondisi itu juga masih terjadi hingga Selasa (19/6) dini hari.

Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Jabar, AKBP Risto Samodra menyebutkan jumlah kendaraan arus balik yang melewati GT Palimanan-Tol Cipali pada Senin kemarin mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB mencapai 60.048 unit. Banyaknya jumlah kendaraan tersebut sempat menimbulkan antrian sepanjang satu kilometer di pintu masuk arah Jakarta.

"Jumlah kendaraan sepanjang Senin itu meningkat signifikan dibandingkan sehari sebelumnya," ujar Risto, Selasa (19/6).

Risto menyebutkan, jumlah kendaraan arus balik yang melewati GT Palimanan, Tol Cipali pada Ahad (17/6) pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB mencapai 35.263 unit. Jumlah itu hampir sebanding dengan kendaraan arus mudik yang datang dari arah sebaliknya, yang mencapai 34.881 unit.

Risto menambahkan, tingginya volume kendaraan sepanjang Senin (18/6) tersebut masih terus berlanjut hingga Selasa (19/6) dinihari. Dia menjelaskan, jumlah kendaraan arus balik yang melewati GT Palimanan pada Selasa (19/6) pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB mencapai 14.199 unit. Sedangkan jumlah kendaraan dari arah Jakarta hanya 313 unit.

"Gardu yang dibuka pada Selasa (19/6) pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB sebanyak 14 entrance dan tujuh exit," kata Risto.

Sebelumnya, GM Operasional PT Lintas Marga Sedaya, Suyitno mengimbau para pemudik yang hendak kembali ke arah Jakarta untuk menghindari puncak arus balik. "Kami imbau sebaiknya hindari 19 Juni hingga 20Juni dan 23 Juni hingga 24 Juni 2018 karena diperkirakan menjadi puncak arus balik," ujar Suyitno.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA