Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

Wednesday, 2 Rajab 1441 / 26 February 2020

 

Menhub: Waspadai Tiga Titik Rawan Kemacetan Saat Arus Balik

Senin 18 Jun 2018 13:48 WIB

Red: Nidia Zuraya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Foto: Rahayu Subekti/Republika
Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 19-20 Juni 2018

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan ada tiga titik rawan kemacetan saat puncak arus balik Lebaran 2018. Ketiga titik tersebut yakni tol fungsional Jembatan Kali Kuto, tempat istirahai jalan tol, serta tol Cipali.

"Meskipun rawan kemacetan namun Polri dan Dinas Perhubungan sudah menempatkan personil untuk mengatur arus lalu lintas," kata Menhub Budi Karya kepada pers di Jembatan Kali Kuto, Batang, Senin (18/6).

Menhub dalam pemantauan didampingi Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani. Budi Karya memperkirakan puncak arus balik akan terjadi 19-20 Juni 2018 dari arah timur ke barat di Pulau Jawa.

Untuk jalan tol fungsional yang melalui jembatan Kali Kuto, Menhub mengatakan kondisinya memang masih dalam konstruksi dan belum selesai 100 persen, sehingga nanti usai arus balik akan ditutup untuk dilanjutkan pembangunan. Menhub mengatakan sejumlah skenario sudah dan akan dilakukan jika terjadi kemacetan parah.

Skenario pertama adalah jika terjadi kemacetan parah di jalan tol operasional maka akan diberlakukan arus berlawanan (contraflow) di jalur sebaliknya. Skenario kedua adalah mengalihkan kendaraan untuk lewat jalan nasional nontol yang kondisinya juga bagus.

"Sementara skenario ketiga adalah kalau macet lebih tiga kilometer akan digratiskan masuk jalan tol," kata Menhub.

Tentang evaluasi arus mudik 2018, Menhub mengatakan pelaksanaannya jauh lebih baik dibanding tahun lalu, sekalipun memang masih ada kemacetan tapi tidak parah.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA