Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

Tuesday, 1 Rajab 1441 / 25 February 2020

 

Contraflow akan Diberlakukan di Cikampek Km 47 Arah Jakarta

Senin 18 Jun 2018 13:20 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nidia Zuraya

Pengendara mobil melintas di jalur Contraflow ke arah Cikampek di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 37, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (10/6).

Pengendara mobil melintas di jalur Contraflow ke arah Cikampek di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 37, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (10/6).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Petugas sedang memasang rambu-rambu untuk contraflow dari Km 41 hingga Km 47

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- PT Jasa Marga, Tbk memrediksi kepadatan lalu lintas arus balik Lebaran 2018, dimulai Selasa (19/6). Hingga siang ini di kilometer (Km) 47 arah Jakarta di wilayah Karawang terpantau sudah mulai padat kendaraan.

Pantauan Republika.co.id melalui Sentral Komunikasi (Senkom) PT Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Rawa Panjang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada kilometer 47 terpantau padat merayap. Untuk itu, Jasa Marga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arah atau contraflow di ruas tol tersebut pada arah Jakarta.

"Petugas tengah memasang rambu-rambu untuk persiapan contraflow dari kilometer 41 hingga kilometer 47," ujar Petugas Piket Senkom, Safwan di Senkom Tol Japek, Kota Bekasi, Senin (18/6).

Guna mencairkan kepadatan, kata dia, Jasa Marga bersama pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas tersebut. Kepadatan lalu lintas di Kilometer 47 disebabkan oleh adanya penyempitan jalan akibat adanya proyek pembangunan jalan tol.

"Adanya penyempitan jalan, dan ditambah kendaraan mulai banyak ke arah Jakarta. Maka kami persiapkan contraflow," ujarnya.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara saat keadaan lalu lintas sedang padat dan lowong. Safwan juga meminta pemudik mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES