Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

Sunday, 29 Jumadil Akhir 1441 / 23 February 2020

 

Ibu yang Melahirkan di KM 88 Lanjutkan Mudik

Selasa 12 Jun 2018 14:11 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Friska Yolanda

Fitri Wulandari (30 tahun) pemudik asal Kabupaten Pangandaran, yang melahirkan bayi perempuan di rest area KM 88 Tol Cipularang, Senin dini hari (11/6).

Fitri Wulandari (30 tahun) pemudik asal Kabupaten Pangandaran, yang melahirkan bayi perempuan di rest area KM 88 Tol Cipularang, Senin dini hari (11/6).

Foto: Dok Istimewa
Bayi dan ibunya dinyatakan sehat dan dapat melanjutkan perjalanan.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Fitri Wulandari (30 tahun), pemudik asal Kampung/Desa Sukanagara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih. Fitri merupakan ibu yang melahirkan bayinya di rest area KM 88 Tol Cipularang, pada Senin (11/6) dini hari.

Fitri mengatakan, setelah dua hari mendapatkan perawatan, akhirnya diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. Ibu dua anak ini sudah tak sabar ingin segera tiba di kampung halamannya. 

Saat hamil tua kemarin, dia memaksakan diri mudik lantaran ingin berlebaran di kampung. Sekaligus, ia ingin menumpang melahirkan di kampung halaman.

Baca juga, Seorang Pemudik Melahirkan di Rest Area Cipularang

"Alhamdulillah, hari ini kami akan pulang ke Pangandaran," ujar ibu dua anak ini, kepada Republika.co.id, Selasa (13/6).

Fitri menjelaskan, dirinya tak mengira akan melahirkan di tengah perjalanan mudiknya. Sebelumnya, dia juga ragu-ragu untuk pulang kampung. Namun, sebelum mudik, buruh perusahaan konveksi ini memeriksakan kandungannya terlebih dulu ke bidan. Bidan yang memeriksa memperkirakan kelahiran bayinya itu terjadi pada pekan depan.

Karena itu, Fitri percaya diri meninggalkan rumah kontrakan mereka di Gondong, Kecamatan Cipondoh, Tangerang. Bersama suaminya Haryanto (35) dan anak pertama mereka, Raihan Is'a Durofiq (11), Fitri menargetkan sampai di Pangandaran pada Senin pagi atau siang. Namun, belum sempat ia menginjakkan kaki di kampung halaman, Fitri mengalami kontraksi dan melahirkan di area peristirahatan jalan tol.

"Tadinya, sakit yang saya rasakan dikira masuk angin. Tak berapa lama, saya melahirkan," ujarnya.

Baca juga, Polisi Bantu Pemudik yang Melahirkan di Rest Area Km 88

Kemudian, Fitri berbaring di jok tengah kendaraan pribadinya. Uniknya, persalinan ini tidak melibatkan bidan atau dokter kandungan melainkan petugas kepolisian. Iptu Kuswari dari KBO Satuan Narkoba Polres Purwakarta membantu proses persalinan bayi perempuan tersebut.

Bayi tersebut lahir selamat dengan berat 2,5 kilogram dan tinggi badan 46 cm. Segera setelah itu, petugas kepolisian membawa Fitri dan bayinya ke RSUD Bayu Asih untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Kami segera membawa ibu ini ke RSUD karena ari-arinya masih belum dipotong. Bersyukur bayi dan ibunya selamat," ujar Iptu Kuswari.

Wakil Direktur RSUD Bayu Asih, Deni Darmawan, mengatakan, sekitar pukul 12.30 WIB, pemudik yang melahirkan di reat area Km 88 sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ibu dan bayinya sudah dalam kondisi sehat.

"Iya, hari ini kami sudah mengizinkan ibu dan bayi pemudik ini pulang," ujar Deni. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA