Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

Minggu, 1 Jumadil Akhir 1441 / 26 Januari 2020

 

H-3, Lalu Lintas Pantura Jalur Batang Kondusif

Selasa 12 Jun 2018 11:45 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Friska Yolanda

Arus lalu lintas di jalur Pantura di kawasan Batang, Jawa Tengah, terpantau ramai lancar pada tiga hari jelang Lebaran, Selasa (12/6) pagi.

Arus lalu lintas di jalur Pantura di kawasan Batang, Jawa Tengah, terpantau ramai lancar pada tiga hari jelang Lebaran, Selasa (12/6) pagi.

Foto: Republika/Adinda Pryanka
Jalur konvensional Pantura memang terbilang kondusif sejak awal arus mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Arus lalu lintas di jalur Pantura di kawasan Batang, Jawa Tengah, terpantau ramai lancar pada tiga hari jelang Lebaran, Selasa (12/6) pagi. Kendaraan penumpang roda empat maupun roda dua masih dapat melaju dengan kecepatan 80 hingga 100 kilometer per jam.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Batang, AKP Adiel Aristo mengatakan, jalur konvensional Pantura memang terbilang kondusif sejak awal arus mudik pada Jumat (8/6). "Tidak ada kepadatan berarti," ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Selasa (12/6).
Sepanjang jalur Pantura di Batang, kendaraan yang melintas didominasi kendaraan penumpang, terutama motor. Truk bermuatan sudah dilarang untuk mengakses jalan Pantura per hari ini, meski masih ada beberapa kendaraan yang melintas.

Adiel mengatakan, potensi keramaian kemungkinan hanya ditemukan di titik perbatasan Kendal dan Batang. "Tepatnya, di akses keluar tol fungsional Batang-Semarang di ujung proyek Jembatan Kalikuto. Tapi, kami sudah ada antisipasi dengan menyediakan tiga pintu keluar," ujarnya.

Titik lain yang biasanya berpotensi padat adalah kawasan Alas Roban. Sebab, terdapat tanjakan yang membuat kendaraan berat harus berjalan dengan kecepatan rendah. Tapi, dengan pelarangan truk mulai hari ini, Adiel memastikan arus lalu lintas di Alas Roban tetap kondusif.

Adiel menjelaskan, waktu padat arus mudik Lebaran di jalur Pantura non tol sudah lewat, yakni pada Ahad (10/6) dan Senin (11/6). Kondisi ini memungkinkan pemudik dapat menjadikan Pantura konvensional sebagai jalur alternatif apabila tidak ingin melalui tol fungsional Pemalang-Batang yang sudah bisa diakses sejak Jumat.

Dengan arus yang masih lengang, Adiel memastikan pemudik tidak perlu cemas terhadap kondisi Pantura. "Kalau lewat Pantura non tol juga banyak rumah makan dan tempat beristirahat, jadi semakin nyaman," ucapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA