Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Juarai GP Kanada, Vettel Rebut Posisi Puncak Klasemen F1

Senin 11 Jun 2018 05:52 WIB

Red: Andri Saubani

Sebastian Vettel.

Sebastian Vettel.

Foto: EPA-EFE/SRDJAN SUKI
Vettel menjadi yang terdepan di GP Kanada.

REPUBLIKA.CO.ID, MONTREAL -- Sebastian Vettel menutup akhir pekan yang emosional untuk Ferrari dengan kemenangan dari posisi start terdepan hingga finis di Grand Prix Kanada pada Ahad (10/6). Kemenangan ini membuatnya dapat merebut kembali posisi pemuncak klasemen Formula 1 dari pebalap Mercedes Lewis Hamilton, dengan keunggulan satu angka.

Kemenangan ini, yang didapat dari posisi start terdepan, merupakan kemenangan ke-50 dalam karier pebalap Jerman ini sekaligus kemenangan ketiganya musim ini. Ini merupakan kemenangan perdana Ferrari di Kanada sejak juara dunia tujuh kali Michael Schumacher di Sirkuit Gilles Villeneuve pada 2004.

Membawa Ferrari start dari posisi terdepan di Montreal untuk pertama kalinya sejak 2001 dengan catatan waktu terbaik di trek, Vettel melaju untuk memimpin dan tidak pernah mendapat tantangan ketika ia unggul tujuh detik dari pembalap Mercedes, Valletri Bottas. Ini merupakan kemenangan ketiga pebalap Jerman tersebut pada musim ini dan yang kedua kalinya di Kanada, yang pertama terjadi pada 2013 ketika ia masih membela Red Bull.

Pembalap Red Bull Max Verstapen, yang mendominasi sebagian besar jalannya latihan, tampil tanpa kesalahan untuk merebut posisi ketiga dan membungkam badai kritik yang sempat menerpanya menyusul serangkaian kesalahan dan tubrukan. Ini merupakan podium kedua di musim ini bagi pebalap muda Belanda tersebut, yang juga finis di posisi ketiga di Spanyol.

Kemenangan ini membawa Vettel mengoleksi 121 angka berbanding 120 angka milik Hamilton setelah tujuh balapan. Di Kanada, pembalap Britania itu finis di posisi kelima di bawah Red Bull yang dikemudikan pembalap Australia, Daniel Ricciardo.

"Sempurna mungkin merupakan cara yang bagus untuk menjelaskannya. Ini sulit dipercaya. Saya kemarin berkata betapa berartinya tempat ini untuk Ferrari dan menjalani balapan seperti yang kami lakukan pada hari ini sangat sulit untuk dipercaya," kata Vettel, seusai balapan.

Pada balapan ini, pembalap McLaren, Fernando Alonso menjalani balapan ke-300 sepanjang kariernya. Namun, pria Spanyol itu tidak dapat merayakan banyak hal ketika juara dunia dua kali itu harus mengakhiri balapan lebih awal, setelah mobil McLaren-nya gagal finis akibat kerusakan mesin.


sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA