Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Pejabat UMNO Jamal Yunos Pakai 'Jalur Tikus' Keluar Malaysia

Kamis 07 Jun 2018 14:01 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Kepala Divisi Sungai Besar Partai UMNO, Datuk Seri Jamal Yunos menjadi buruan pihak kepolisian Malaysia setelah dikeluarkan surat perintah penangkapan, Jumat (1/6).

Kepala Divisi Sungai Besar Partai UMNO, Datuk Seri Jamal Yunos menjadi buruan pihak kepolisian Malaysia setelah dikeluarkan surat perintah penangkapan, Jumat (1/6).

Foto: The Star Online
Fuzi akan menindak polisi yang lalai dalam menjaga Jamal Yunos di rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Polisi percaya bahwa Kepala Divisi Sungai Besar UMNO Datuk Seri Jamal Yunos menggunakan rute tersembunyi atau "jalur tikus" untuk keluar dari negara itu. Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Mohamad Fuzi Harun mengatakan bahwa ini karena tidak ada catatan Jamal meninggalkan secara hukum.

"Kami percaya dia menggunakan rute tersembunyi dan bahwa dia di Indonesia. Saya juga secara pribadi meminta rekan-rekan kami di Indonesia untuk membantu melacaknya dan mereka telah setuju," katanya pada konferensi pers, seperti dikutip the Star pada Kamis (7/6).

(Baca: Polisi Malaysia Buru Pejabat Partai UMNO Diduga Lari ke Indonesia)

Mohamad Fuzi mengatakan bahwa polisi memiliki ide tempat Jamal bisa bersembunyi. Mereka melakukan segala kemungkinan untuk menemukannya. "Kami juga mengambil tindakan terhadap polisi di rumah sakit selama pelariannya yang mungkin lalai dalam tugas mereka," katanya.

Mengenai masalah Tan Sri Musa Aman, Mohamad Fuzi mengatakan bahwa polisi percaya bahwa mantan kepala menteri Sabah mungkin telah meninggalkan negara itu melalui Brunei. Pihaknya juga telah menghubungi pihak berwenang di Brunei.

"Kami juga tidak memiliki catatan tentang dia meninggalkan negara secara hukum. Saya juga telah menghubungi rekan saya di Brunei untuk membantu kami dalam masalah ini," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA