Warga Sukabumi Sambut Pengoperasian Sebagian Tol Bocimi

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Hazliansyah

 Rabu 06 Jun 2018 23:45 WIB

Foto udara proyek pembangunan proyek jalan tol Bogor, Ciawi dan Sukabumi (Bocimi) seksi I ruas Ciawi-Cigombong di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,Rabu (30/5). Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Jalan Tol Bocimi Seksi I atau rute Ciawi-Cigombong diprediksi dapat digunakan untuk melayani arus mudik Lebaran 2018. Foto: Yulius Satria Wijaya/Antara Foto udara proyek pembangunan proyek jalan tol Bogor, Ciawi dan Sukabumi (Bocimi) seksi I ruas Ciawi-Cigombong di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,Rabu (30/5). Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Jalan Tol Bocimi Seksi I atau rute Ciawi-Cigombong diprediksi dapat digunakan untuk melayani arus mudik Lebaran 2018.

Meskipun baru 15 kilometer jalur tol Bocimi yang bisa dilalui

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Sebagian warga Sukabumi menyambut positif rencana dibukanya jalur tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dari Ciawi hingga Cigombong, Kabupaten Bogor. Sebab hal ini akan sedikit mengurai kemacetan lalu lintas di jalur Bogor-Sukabumi.

"Bila rencana ini jadi dilakukan, maka akan membantu warga yang akan mudik melalui jalur Bogor-Sukabumi," ujar warga Cikole, Kota Sukabumi Budi Setiawan (37 tahun), Rabu (6/6).
Selama ini setiap harinya warga seringkali mengalami kemacetan di jalur Sukabumi-Bogor. Kemacetan ini kata Budi, akan semakin parah memasuki arus mudik dan balik lebaran. Sebabnya arus kendaraan yang melintas akan semakin banyak.

Namun jika jalan tol Bocimi sebagian dibuka maka akan mengurangi kemacetan. Meskipun kemacetan di wilayah Sukabumi diperkirakan masih akan terjadi. Kondisi ini dikarenakan jala tol Bocimi di wilayah Sukabumi masih dibangun dan belum bisa dilintasi.

Warga lainnya di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Hasan (45) mengatakan, dibukanya sebagian jalur tol Bocimi menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan di jalan Bogor-Sukabumi.

"Namun petugas kepolisian harus mengantisipasi adanya potensi kemacetan di pintu keluar tol di Cigombong yang berbatasan dengan Sukabumi," imbuh dia.

Jangan sampai ungkap Hasan, kemacetan di jalur keluar tol ini menjadi masalah baru dalam arus mudik nanti. Oleh karena itu warga meminta kepolisian bisa mengantisipasi hal tersebut.

Sebelumnya, sebagian ruas jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sudah bisa dilintasi kendaraan pada arus mudik tahun ini. Namun dari panjang jalan tol 53 kilometer baru sepanjang 15 kilometer yang dilintasi kendaraan dari Ciawi hingga Cigombong Kabupaten Bogor.

Hal tersebut disampaikan Kakorlantas setelah menghadiri acara di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdikpol di Kota Sukabumi, Rabu (6/6).

"Sebelumnya direncanakan 53 kilometer namun yang bisa dilalui pada arus mudik hanya 15 kilometer," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa kepada wartawan.

Ia menuturkan pada Rabu ini pun sudah mencoba melalui jalan tol sepanjang 15 kilometer tersebut. Rute yang dilintasi mulai dari Ciawi hingga Cigombong.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X