Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Wednesday, 27 Jumadil Awwal 1441 / 22 January 2020

Roma, Bilbao, dan Spartak Dihukum UEFA

Selasa 05 Jun 2018 23:45 WIB

Red: Israr Itah

Fan klub menyalakan suar di atas mobil polisi menjelang pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions antara Liverpool kontra AS Roma di Liverpool.

Fan klub menyalakan suar di atas mobil polisi menjelang pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions antara Liverpool kontra AS Roma di Liverpool.

Foto: Peter Byrne/PA via AP
Roma juga mendapat skorsing dua pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, NYON -- UEFA menghukum AS Roma, Athletic Bilbao, dan Spartak Moskow karena kerusuhan penonton di Liga Champions dan Liga Europa. Ini diumumkan Badan Sepak Bola Eropa itu pada Selasa (5/6).

Roma juga mendapat skorsing dua pertandingan yang dijatuhkan karena ulah para penggemar mereka pada pertandingan tandang Liga Champions. Di mana hukuman untuk pertandingan kedua ditangguhkan untuk masa percobaan selama dua tahun.

Dua penggemar Roma ditahan oleh polisi pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions melawan Liverpool pada April. Ini setelah fan Roma menyerang seorang penggemar Liverpool, Sean Cox, hingga mengalami luka-luka serius. UEFA juga mendenda klub Italia itu sebesar 50 ribu euro (Rp 813 juta).

Bilbao dan Spartak mendapat sanksi karena kerusuhan penonton pada pertandingan 32 besar Liga Europa mereka di Spanyol pada Februari. Kerusuhan ini membuat tewasnya seorang petugas polisi.

Petugas polisi itu meninggal di rumah sakit setelah menderita serangan jantung. Saat itu, ia sedang berusaha menghentikan perkelahian antara para penggemar di jalan-jalan di kota utara Spanyol tersebut.

UEFA juga menghukum Gianluigi Buffon larangan tiga pertandingan untuk kompetisi Eropa. Ini akibat protes kerasnya kepada wasit Michael Oliver yang berbuah kartu merah pada leg kedua perempat final Liga Champions.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA