Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Pelatih Mesir Akui Timnya Timpang tanpa Salah

Ahad 03 Jun 2018 21:04 WIB

Red: Andri Saubani

Striker Timnas Mesir, Mohamed Salah, melakukan selebrasi usai timnya memastikan diri lolos ke putaran utama Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kongo di laga kualifikasi Grup E di Stadion El Arab, Alexandria, Mesir, Ahad (8/10).

Striker Timnas Mesir, Mohamed Salah, melakukan selebrasi usai timnya memastikan diri lolos ke putaran utama Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Kongo di laga kualifikasi Grup E di Stadion El Arab, Alexandria, Mesir, Ahad (8/10).

Foto: AP/Nariman El-Mofty
Mohamed Salah masih dalam pemulihan cedera bahu.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Ketiadaan Mohamed Salah mempengaruhi persiapan Piala Dunia tim nasional Mesir. Hal itu diakui pelatih Hector Cuper setelah timnya bermain imbang tanpa gol dengan Kolombia pada awal pekan.

"Kami sedang bekerja untuk menutupi ketidakhadiran Salah. Para pemain merespons dengan sempurna instruksi kami, tetapi ketidakhadiran Salah mempengaruhi tim," kata Cuper.

Hasil imbang itu berarti Mesir kini telah melakoni lima pertandingan tanpa kemenangan. Salah masih diragukan untuk pertandingan pembukaan Mesir di Grup A Piala Dunia pada 15 Juni melawan Uruguay di Ekaterinburg, setelah ia mengalami cedera bahu di final Liga Champions untuk Liverpool akhir bulan lalu.

Dia juga melewatkan hasil imbang Mesir dengan Kuwait pada 25 Mei, karena ia masih mempersiapkan final Liga Champions melawan Real Madrid. Salah juga tidak akan berada dalam barisan melawan Belgia di Brussels pada Rabu (6/6) ketika Mesir mengakhiri persiapan mereka sebelum menuju ke Rusia.

Mesir terakhir menang melawan Kongo pada Oktober lalu di kualifikasi Piala Dunia dan sejak itu bermain imbang dengan Ghana, dipukul oleh Portugal dan Yunani pada Maret. Tetapi Cuper melihat positif dalam undian hari Jumat.

"Hasilnya bagus, terutama karena penampilan para pemain dipengaruhi oleh fakta bahwa mereka berpuasa," kata Cuper, mengacu pada bulan Ramadhan Islam di mana umat Islam berpuasa selama siang hari.

Cuper mencoba memecahkan masalah itu dengan para ahli nutrisi. Tujuannya, untuk menghindari efek negatif dari para pemain yang menjauhkan diri dari makanan dan air untuk beberapa jam.

"Saya sangat khawatir tentang berbalik dari pertahanan untuk menyerang secepat yang kami bisa. Kami telah mencoba untuk mencapai bentuk yang memuaskan terutama bermain melawan tim besar seperti Kolombia. Hasil imbang adalah hasil yang bagus tetapi kami ingin menang dalam pertandingan mendatang."

Juara Afrika tujuh kali berada di Grup A di Piala Dunia, menghadapi tuan rumah Rusia pada 19 Juni di pertandingan kedua mereka sebelum melawan Arab Saudi pada 25 Juni. Penampilan Mesir pada Piala Dunia pertama mereka sejak 1990, ketika mereka tersingkir di babak penyisihan grup.


Sumber : Antara/Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 

Jadwal Pertandingan

Selengkapnya
 
Terpopuler
 
Terkomentari