Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Selasa, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 Februari 2020

Pemkot Bandung Kaji Ulang Penyelenggaraan Car Free Day

Selasa 15 Mei 2018 17:59 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Friska Yolanda

Sejumlah mahasiswa dari kelompok Seni Tari Mahasiswa Jurnalistik (STMJ) Universitas Islam Negeri (UIN) membawakan tari pasambahan asal minang di Pentas Seni Budaya Dago, di Car Free day (CFD), Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Ahad (25/2).

Sejumlah mahasiswa dari kelompok Seni Tari Mahasiswa Jurnalistik (STMJ) Universitas Islam Negeri (UIN) membawakan tari pasambahan asal minang di Pentas Seni Budaya Dago, di Car Free day (CFD), Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Ahad (25/2).

Foto: Republika/Edi Yusuf
Pemkot ingin mengembalikan fungsi CFD seperti semula, yaitu hari bebas kendaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan meninjau ulang penyelenggaraan Car Free Day (CFD) atau area bebas kendaraan bermotor. CFD biasanya dilakukan pada Ahad pagi setiap pekannya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan peninjauan ulang ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas adanya CFD. Hal ini untuk melihat sukses atau tidaknya dari tujuan yang diinginkam dengan adanya CFD.

"Kita ingin mengembalikan kembail CFD ke marwah semula, bahwa semangatnya awal dibangun dalam rangka Program Langit Biru, jadi mengurangi emisi gas buang. Konsepnya ke sana," kata Didi baru-baru ini.

Jika tujuannya sesuai dengan konsep awal, area CFD harus streil dari kendaraan bermotor. Masyarakat yang datang juga tidak menggunakan kendaraannya.

Namun pada kenyataannya, warga yang datang ke CFD juga menggunakan kendaraan dan diparkir di sekitar area CFD. Hal inilah yang dikatakannya tidak sesuai dengan maksud dan tujuan CFD sebenarnya.

"Mestinya orang ke situ tuh naik sepeda, jalan kaki, atau naik angkutan umum. Nah, itu yang semangatnya tidak sesuai dengan marwahnya," ujarnya.

Pengkajian, kata dia, juga akan meninjau keberadaan pedagang saat CFD digelar. Sebab, jika meninjau aturan sebelumnya, seharusnya are tersebut bebas dari kegiatan komersial. Namun, hal ini akan dibahas lebih lanjut oleh Pemkot Bandung.

Selain itu, pemkot berencana akan meniadakan kegiatan CFD selama Ramadhan. Peniadaan ini juga beriringan dengan pengkajian CFD.

"Untuk Ramadhan, seperti yang sudah-sudah tahun sebelumnya, besar kemungkinan akan ditiadakan," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA