Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Konser Amal FKKMK UGM Wujudkan Rumah Singgah Pejuang Kanker

Selasa 01 May 2018 19:11 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq

Kampus UGM Yogyakarta.

Kampus UGM Yogyakarta.

Foto: Wahyu Suryana.
Tiket untuk menyaksikan langsung sudah terjual habis.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menggelar konser amal peduli kanker pada 5 Mei 2018 mendatang. Konser yang mengambil tempat di Auditorium Universitas Sanata Dharma itu bertujuan menggalang dana pembangunan rumah singgah pasien kanker yang berobat ke Yogyakarta.

Konser bertajuk 'Life, Passion, and Music' diselenggarakan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap para pejuang kanker. Seluruh keuntungan disumbangkan untuk pembangunan rumah singgah pasien kanker di bawah naungan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Yogyakarta.

Dalam konser itu, akan tampil Guru Besar Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FKKMK UGM, Adi Utarini, yang memang merupakan pianis handal. Uut akan tampil bersama SKE Band, Jodi Visnu, Paramaksi Plus, Putri Larasai, Gadjah Mada Chamber Orchestra, Oldies Section Band, dan Line Dance.

Kepala Departemen Kebijakan dan Manajemen FKKMK UGM, Laksono Trisnantoro, yang bertindak sebagai produser konser ini mengatakan, saat ini tiket untuk menyaksikan langsung sudah terjual habis. Dana yang terkumpul mencapai Rp 257 juta yang semuanya disumbangkan ke TKI DIY.

"Meskipun tiket menonton sudah habis, namun bagi pecinta musik dan dermawan dapat menyaksikan konser melalui live streaming," kata Laksono.

Konser amal peduli kanker dapat diakses dengan tarif Rp 150 ribu untuk dalam negeri dan 10 USD untuk luar negeri. Untuk pembelian tiket menonton konser secara daring (online) dapat mengunjungi laman www.adiutarini.id.

"Akses menonton secara online ini dijual guna memaksimalkan donasi bagi YKI. Dengan membeli tiket berarti juga membantu pembangunan rumah singgah pasien kanker," ujar dia.

Penampil utama, Uut berharap, dapat berkonstribusi dalam penanganan kanker di Indonesia, khususnya Yogyakarta. Sosok yang dekat dengan pasien kanker ini meyakinkan masyarakat dengna membeli tiket akan memberikan dua manfaat sekaligus yaitu menikmati musik sambil beramal.

Dalam konser ini, Uut akan menunjukkan kepiawaiannya memainkan piano dalam lima babak yang menggambarkan jalan bermusik dan hidupnya. Selama kurang lebih 2,5 jam, Uut akan tampil dalam bauran genre musik yang berbeda.

"Pesannya dalam konser ini adalah bergembira sekaligus berbagi bagi yang membutuhkan," kata Uut.

Wakil Ketua YKI Cabang DIY, Sunarsih Sutaryo, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan konser tersebut. Ia menilai, semua usaha yang dilakukan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan rumah singgah bagi pasien kanker.

Terlebih, saat ini rumah singgah yang ada baru bisa menampul sekitar 13 pasien kanker. Padahal kebutuhan rumah singgah bagi pasien dan keluarganya tentu sangat tinggi, terutama beberapa tahun terakhir yang prevalensi penderita kankernya terus meningkat.

Selama ini, banyak pasien kanker dari luar daerah yang harus dirujuk ke RS dr Sardjito, dan menjalani pengobatan yang cukup lama. Karenanya, kebutuhan akan rumah singgah selama menjalani perawatan tentu sangat berarti.

"Dengan konser amal ini semoga bisa membantu mewujudkan pembangunan rumah singga yang mampu menampung lebih banyak pasien kanker," ujar Sunarsih.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA