Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Friday, 9 Jumadil Akhir 1442 / 22 January 2021

Tim Pertamina Prema Hadapi Balapan Berat di Azerbaijan

Jumat 27 Apr 2018 22:58 WIB

Red: Israr Itah

Sean Gelael

Sean Gelael

Foto: EPA/Wallace Woon
Dua pembalapnya terlempar dari posisi delapan besar pada kualifikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Pertamina Prema Theodore Racing bakal menghadapi balapan berat pada seri dua Formula 2 di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, Sabtu (28/4). Sebab, dua pembalapnya terlempar dari posisi delapan besar pada kualifikasi.

Berdasarkan data dari laman resmi Formula 2, pembalap Pertamina Prema, Nyck de Vries, hanya berada di posisi sembilan dengan catatan waktu terbaik satu menit 55,728 detik. Sedangkan Sean Gelael di posisi 17 dengan waktu satu menit 57,508 detik.

Untuk posisi terdepan bakal diisi oleh andalan tim DAMS, Alexander Albon, dengan catatan waktu tercepat satu menit 54,480 detik. Posisi dua dihuni pembalap tim Carlin, Lando Norris, dan posisi tiga andalan ART Grand Prix, George Russel.

Bagi Sean, situasi ini sebenarnya hampir sama saat memulai balapan di Bahrain dua pekan lalu. Pembalap berusia 21 tahun ini start dari posisi ke-19 dan bisa tampil impresit dengan finis di urutan ketujuh. Harapannya, di Baku bakal meraih hasil yang lebih baik.

"Memang ini bukan posisi start yang kami harapkan. Namun, kami akan terus berusaha," kata Sean Gelael dalam keterangan resminya.

Pada kualifikasi Formula 2 ini, Sean banyak mendapatkan tantangan. Seperti saat kualifikasi sesi pertama berlangsung, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini lajunya harus tertahan oleh pembalap tim lain, yaitu Fukuzumi dan Nicholas Latifi.

Apa yang didapat Sean ternyata juga dialami oleh pembalap Russian Times, Artem Markelov. Pembalap yang sudah kenyang pengalaman ini harus mengawali balapan di posisi 18. Padahal ia bertengger di posisi kedua klasemen umum.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA