Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Puti Guntur Target Menang 70 Persen di Sidoarjo

Sabtu 21 Apr 2018 21:47 WIB

Red: Ratna Puspita

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno.

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno.

Foto: ANTARA FOTO/Seno
Target tersebut sebagai wujud militansi kader PDIP yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Calon Wakil Gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno menargetkan kemenangan 70 persen pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Ia mengemukakan, target tersebut sebagai wujud militansi kader PDIP yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

"Saya menargetkan kemenangan sebanyak 70 persen untuk Kabupaten Sidoarjo," katanya saat Rapat Kerja Cabang Khusus dalam Rangka Pemenangan Pemilihan Cagub Cawagub Jatim Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Sidoarjo, di lapangan Indoor GOR Sidoarjo, Sabtu (21/4).

Ia juga meminta jajaran PDI Perjuangan (PDIP) Sidoarjo untuk bergerak door to door atau dari rumah ke rumah. Karena dengan cara begitu, pemilih dikunjungi dan dijaga hingga pemungutan suara Pilkada Jawa Timur, 27 Juni 2018.

"Saudara-saudara seperjuangan, datanglah dari rumah ke rumah. Ketuklah pintu-pintu rumah warga. Jelaskan program-program Gus Ipul dan saya. Ajaklah pemilih untuk mencoblos nomor 2," ujarnya.

Menurutnya, posisi Sidoarjo menjadi strategis karena berdekatan dengan Kota Surabaya. Karena itu, dia ingin menang di Sidoarjo.

"Kami ingin menang tebal di Sidoarjo. Kami jadikan Sidoarjo sebagai salah satu lumbung suara dalam Pilkada Jawa Timur,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PDIP Sidoarjo Tito Pradopo melaporkan, jajaran partainya telah bergerak masif di 349 desa, 18 kecamatan. "Jumlah pemilih di Sidoarjo terwadahi 2.889 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kami bergerak dengan skema wilayah desa, RT/RW dan TPS," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA