Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Sabtu, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 Desember 2019

Ratusan Pengungsi di Lebanon Kembali ke Suriah

Kamis 19 Apr 2018 05:37 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Agus Yulianto

Pengungsi Suriah di Lebanon mengelilingi tungku untuk menghangatkan diri.

Pengungsi Suriah di Lebanon mengelilingi tungku untuk menghangatkan diri.

Foto: NEW YORK TIMES
Di antara ratusan pengungsi tersebut, ada anak-anak dan juga lansia.

REPUBLIKA.CO.ID, SURIAH -- Sejak perang sipil berlangsung pada 2011 lalu, ratusan warga Suriah meninggalkan negara mereka dan mengungsi ke Lebanon. Kini, para pengungsi ini memutuskan untuk kembali ke negara asal mereka di Suriah.

Ada sekitar 500 pengungsi di Lebanon yang memutuskan untuk kembali pulang ke Suriah pada Rabu (18/4). Di antara ratusan pengungsi tersebut, ada anak-anak dan juga lansia.

Para pengungsi ini memulai perjalanan pulang mereka dari sebuah area di sebelah tenggara Lebanon, Shebaa. Para pengungsi berangkat dari Shebaa dengan menggunakan 15 bis menuju Beit Jinn.

Beit Jinn merupakan sebuah distrik di Suriah, tepatnya di bagian barat daya Damaskus. Area yang sebelumnya dikuasai pemberontak ini sudah direbut kembali oleh pasukan militer pemerintah pada Desember lalu.

Bus yang ditumpangi para pengungsi berhasil mencapai perbatasan Lebanon pada Rabu siang. Setelah mencapai perbatasan tersebut, para pengungsi baru berjalan masuk menuju Suriah.

"Kami tak mendapatkan berita tentang kampung halaman kami. Keluarga saya dan saya senang bisa kembali pulang," ungkap salah satu pengungsi bernama Younes Othman (31 tahun) yang telah mengungsi selama empat tahun di Lebanon, seperti dilansir Reuters.

Konvoy para pengungsi Suriah ini diselenggarakan oleh pihak pemerintah Lebanon. Terkait kepulangan ini, agensi pengungsi PBB UNHCR menyatakan bahwa mereka tidak terlibat.

Sebelumnya, lebih dari setengah populasi penduduk Suriah pergi meninggalkan negara mereka sejak perang mencuat pada 2011 lalu. Lebih dari satu juta di antara para penduduk Suriah mencoba untuk mengungsi ke Lebanon. Hal ini membuat lebih dari seperempat penduduk Lebanon berasal dari Suriah.

Beberapa tokoh politik di Lebanon, termasuk Presiden Michel Aoun, telah meminta para pengungsi Suriah kembali ke negara asal mereka. Para pengungsi diarahkan untuk pulang ke area Suriah yang sudah lebih tenang. Di sisi lain, PBB menilai para pengungsi tidak seharusnya dipaksa untuk kembali pulang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA