Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Tesla akan Mulai Produksi Purnawaktu

Rabu 18 Apr 2018 08:37 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Winda Destiana Putri

Tesla

Tesla

Foto: Dailymail
Pabrik Tesla kini memiliki dua jadwal jam operasional.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Tesla Inc akan mulai produksi purnawaktu di pabrik Fremont, California untuk memenuhi target produksi sedan Model 3. Dalam surat elektroniknya, CEO Tesla Elon Musk menyampaikan, produsen mobil listrik itu menargetkan produksi 6.000 unit sedan per pekan hingga akhir Juni 2018.

 

Namun, juru bicara Tesla menolak berkomentar dan saham Tesla berhasil naik 2,7 persen, demikian dilansir Bloomberg, Rabu (18/4). "Sebagai bagian rencana menuju produksi 6k, produksi Model 3 di Fremont akan berjalan 24/7. Itu berarti, kami tambah jadwal operasional untuk perakitan, penyempurnaan dan pengecatan," tulis Musk.

Pabrik Tesla kini memiliki dua jadwal jam operasional. Tujuan itu semua, lanjut Musk, adalah agar target produksi Model 3 di atas 5.000 unit per pekan di akhir kuartal dua bisa tercapai. Ada potensi perkembangan positif pula ke depan.

Musk juga mensinyalkan Tesla akan kembali melakukan penundaan produksi sementara Model 3 bulan depan. Pekan ini, Tesla juga menunda produksi Model 3 selama tiga hingga lima hari untuk meningkatkan sarana pabrik mereka di California dan Nevada. ''Penundaan ini mungkin terkesan menahan produksi, padahal ini untuk mendorong peningkatan kualitas produksi sehingga kami bisa menghasilkan 3.000-4.000 unit mobil per pekan bulan depan,'' ungkap Musk.

Keberuntungan Tesla amat tergantung pada produksi Model 3. Tesla harus segera mengimbangi belanja modal pabrik mereka dengan penjualan yang bagus. Musk juga menyebut sudah memperhitungkan efisiensi dan meyakinkan arus kas Tesla akan mulai positif pada kuartal tiga dan empat tahun ini sehingga belum butuh tambahan modal.

''Saya sudah minta tim keuangan menghemat apapun yang bisa dihemat, sekecil apapun. Pengeluaran di atas satu juta dolar atau akan menjadi satu juta dolar dalam 12 bulan ke depan harus ditahan sampai mendapat persetujuan saya,'' ungkap Musk.

Dengan peningkatan produksi itu, lanjut Musk, 10 ribu karyawan pablik Tesla saat ini diprediksi akan bertambah. Pabrik Fremont dan Nevada akan menambah sekitar 400 orang pekan untuk bekerja dalam beberapa pekan.

Tesla memproduksi 9.766 unit Model 3 di kuartal satu 2018 dan gagal mencapai target produksi 2.500 unit sedan di pekan terakhir Maret 2018 lalu. Musk menjelaskan, target 6.000 unit per pekan bukan 5.000 adalah karena potensi kesalahan selalu ada di antara ribuan unit mobil yang diproduksi.

Musk juga meminta para pekeja untuk tidak melakukan rapat atau pertemuan yang tidak bermafaat. Tak lupa, Musk menyampaikan terima kasih kepada timnya atas keajaiban tiap hari yang terjadi di Tesla.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA