Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Selasa, 26 Jumadil Awwal 1441 / 21 Januari 2020

Bio Farma Kerja Sama dengan Ikatan Alumni Lemhanas

Rabu 28 Mar 2018 10:56 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Andi Nur Aminah

Biofarma

Biofarma

Kerja sama diharapkan bisa tingkatkan cakupan imunisasi melalui edukasi vaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Bio Farma bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) untuk memperkuat kesehatan masyarakat. Yakni, dengan mengadakan bakti sosial serta fun walk yang diikuti oleh sekitar dua ribu peserta alumni dan umum yang dibuka langsung oleh Ketua Umum IKAL Jenderal TNI (HOR) (Purn) Agum Gumelar, di kampus Lemhannas, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat akhir pekan lalu.

Kegiatan tersebut digelar, sekaligus untuk merayakan Hari Ulang Tahunnya IKAL yang ke 40. Selain itu, dilakukan nota kesepahaman antara Bio Farma dan Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas yang ditandatangani oleh Agum Gumelar sebagai ketua IKAL, bersama M Rahman Roestan sebagai Direktur Utama Bio Farma. Penandatanganan itu disaksikan Heridadi, Komisaris Bio Farma.

Menurut Direktur Utama Bio Farma M Rahman Roestan, tak hanya bakti sosial dan fun walk, momentum HUT IKAL ke 40 diharapkan dapat lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam ketahanan nasional. Yakni, dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

"Kerja sama yang ditandatangani dalam bentuk nota kesepahaman antara Bio Farma dan IKAL bersama M Rahman Roestan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait regulasi produk farmasi, vaksin dan lifescience," ujar Rahman dalam siaran persnya, Rabu (28/3).

Rahman berharap, kerja sama ini dapat berperan serta dalam peningkatan cakupan imunisasi nasional melalui edukasi dan sosialisasi tentang vaksin. Ini sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan peningkatan produktivitas nasional. Selain itu agar dapat aktif dalam memperluas peluang eksport bilateral negara berkembang dan negara Islam dalam melakukan diplomasi marketing.

"Diharapkan melalui kerja sama ini Bio Farma dan IKAL semakin berkontribusi dalam pembangunan ketahanan kesehatan nasional bahkan global," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA