Komisi IV akan Berikan Benih Jagung untuk Petani Gorontalo

Banjir sempat menurunkan produksi jagung di Gorontalo.

Rabu , 28 Mar 2018, 15:35 WIB
Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono.
Foto: dpr
Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono.

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Ketua Komisi IV DPR RI Roem Kono beserta tim Kunker Komisi IV DPR RI berjanji akan memberikan benih jagung dan padi secara gratis plus memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor kepada petani. Wakil Roem Kono mengapresiasi rencana Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk segera memperbaiki Bendungan Pilohayanga dan Bendungan Dulamayo yang rusak.

Bendungan itu rusak akibat banjir bandang yang menerjang beberapa wilayah Gorontalo beberapa waktu lalu. Beberapa waktu yang lalu terjadi banjir di Gorontalo dan salah satunya merusak Bendungan Pilohayanga dan Bendungan Dulamayo. Akibat dari rusaknya kedua bendungan tersebut, mengganggu perairan atau saluran irigasi sawah dan kebun warga.

"Bahkan hingga menurunkan produksi jagung yang merupakan produksi utama Gorontalo,” ujar Roem Kono usai meninjau Bendungan Pilohayanga bersama Anggota Komisi IV DPR dan Gubernur Gorontalo di Gorontalo, Selasa (27/3).

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjelaskan rencananya yang ingin melakukan perbaikan saluran irigasi dengan membangun sebuah bendungan baru, yang merupakan gabungan dari dua bendungan yang rusak karena banjir. Dengan bendungan baru nanti, lanjut Rusli, akan dapat mengaliri ribuan hektar sawah dan kebun warga. Hingga akhirnya akan semakin optimal hasil sawah dan perkebunan warga.

 

Dia akan membebaskan 30 hektare lahan dan langsung membangun saluran irigasi yang bisa mengaliri sawah dan kebun masyarakat. "Tadi sempat dikatakan petani, saat ini mereka tengah menanam kacang tanah. Jika tanaman kacang tersebut mendapat air yang cukup banyak dari perbaikan irigasi nanti, maka dikhawatirkan akan merusak tanaman kacang warga. Oleh karenanya, mereka meminta agar perbaikan irigasi yang akan mengairi sawahnya dapat ditunda hingga dua bulan ke depan, disaat mereka usai panen,” kata Rusli.